Berita

Kayu gelondongan di Kawasan Wisata Pantai Larangan, Kabupaten Tegal, (Foto: RMOLJateng/ H. Nugraha)

Nusantara

Pantai Larangan Tegal Penuh Kayu Gelondongan dari Gunung Slamet

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 06:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kawasan Wisata Pantai Larangan, Kabupaten Tegal, dipenuhi batang dan gelondongan kayu hutan usai banjir bandang yang melanda kawasan Wisata Guci, beberapa waktu lalu. 

Material kayu tersebut terbawa arus deras Sungai Gung dari wilayah hulu di lereng Gunung Slamet hingga terdampar di sepanjang pesisir pantai.

Batang kayu yang terhampar di Pantai Larangan memiliki ukuran dan panjang yang bervariasi. Sebagian besar kayu ditemukan dalam kondisi lapuk dan tidak berbentuk gelondongan utuh yang layak olah. Jenis kayu yang terlihat antara lain sengon, albasia, mahoni, serta sejumlah vegetasi lokal lainnya.


Gelondongan kayu tersebut keluar dari muara Sungai Gung yang terhubung langsung dengan kawasan hulu Guci. Material diduga terseret arus banjir bandang sebelum akhirnya terbawa gelombang laut dan terdampar di pesisir Pantai Larangan.

“Rencananya mau diambil buat kayu bakar,” ujar Sunarti salah seorang warga setempat dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu, 31 Januari 2026.

Menyikapi viralnya temuan kayu hutan di kawasan Pantai Larangan, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo bersama pihak Perhutani KPH Pekalongan Barat turun langsung melakukan pengecekan. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa fenomena tersebut tidak berkaitan dengan praktik illegal logging.

Administratur Perhutani KPH Pekalongan Barat, Maria Endah Ambarwati, menjelaskan bahwa berdasarkan pengamatan visual dan karakteristik kayu, material tersebut berasal dari vegetasi alam di lereng Gunung Slamet.

“Ini merupakan jenis tumbuhan lokal yang memang ada di Gunung Slamet. Karakteristiknya mirip dengan kayu yang ditemukan di pantai. Perhutani tidak melakukan kegiatan penebangan di lereng Gunung Slamet dan ini bukan hasil penebangan ilegal,” jelasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya