Berita

Pengamat ekonomi Yanuar Rizky. (Foto: YouTube Awalil Rizky)

Bisnis

MSCI Ditantang Buka Data Klien Konglomerasi Goreng Saham

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 03:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) soal penilaian free float sekuritas Indonesia menyebabkan terjadinya kekhawatiran bagi para investor yang berimbas pada anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak Kamis, 29 Januari 2026.

Pengamat ekonomi Yanuar Rizky menyayangkan mengapa baru sekarang MSCI membeberkan data soal kondisi pasar bursa di Indonesia. 

“Bahwa informasi yang disampaikan MSCI itu benar, saya akui benar. Tapi persoalannya, anda (MSCI) tahu kan dari lama, kenapa baru teriak sekarang?” tegas Yanuar dikutip dalam kanal YouTube Awalil Rizky, Jumat malam, 30 Januari 2026.


Ia menjelaskan bahwa MSCI sudah tahu ketika memasukkan saham-saham di Indonesia dalam posisi long dan sebagainya.

“Dia sudah tahu kok di Indonesia itu nominee-nya banyak, free float sedikit, konglomerasi menyebar nama-nama banyak, nasabah retailnya nggak cukup kuat, tapi apakah ketika hedge fund (seperti) BlackRock, Vanguard dan sebagainya itu masuk di Indonesia kemarin itu, memang tidak tahu informasi soal itu? Tidak, mereka tahu,” ungkapnya.

Hal tersebut mengindikasikan adanya praktik goreng saham yang marak dilakukan para konglomerasi, sehingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi pihak yang dipersalahkan oleh MSCI.

“Sekarang saya mau tanya, kalau MSCI menuntut OJK, menuntut otoritas kita melakukan transparansi data nominee, boleh nggak saya nantang MSCI? MSCI, anda nanya juga dong, di hedge fund itu siapa aja orang-orang kaya yang jadi nasabahnya?" tegasnya lagi.
      
“Terus pertanyaannya, kalau anda (MSCI) menuntut bahwa kepemilikan floating itu dibangun transparansinya ke nominee dan sebagainya, boleh dong saya sekarang nanya, ‘MSCI tolong tanyain juga dong ke klien-klien anda, karena MSCI ini mengeluarkan produk riset yang dibeli oleh para hedge fund,” tambahnya.

Yanuar mengendus bahwa MSCI juga merupakan pemain yang bisa dipesan dalam mengeluarkan riset soal kondisi sekuritas di suatu negara.

“Terlepas informasi MSCI itu benar, tapi saya ingin menundukan kita harus independen. MSCI ini juga pemain,” ungkapnya.

Ia berharap walaupun bargaining otoritas Indonesia bisa dikatakan lemah, namun proses penegakan hukum bagi para pihak yang melakukan spekulasi berlebih harus diterapkan.

“Kalau kita sekarang ingin menganggap bahwa orang melakukan spekulasi berlebihan seperti yang dikatakan Menteri Keuangan, caranya ya penegakan hukum. (Itu) kuncinya, itu kan berarti skema rekonstruksi hukum harus dilakukan. Orang yang mengeluarkan informasi ini, apakah juga informasi ini netral atau ada kepentingan?” pungkasnya.  


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya