Berita

Bupati Puncak, Papua Tengah, Elvis Tabuni. (Foto: Website Pemkab Puncak)

Nusantara

Bupati Puncak Utamakan Pendekatan Kemanusiaan untuk Selesaikan Masalah Senjata

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masalah perampasan senjata yang diduga akan digunakan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) tengah menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Puncak. 

Bupati Puncak, Elvis Tabuni, menekankan penyelesaian melalui pendekatan kemanusiaan.

Pada Senin, 26 Januari 2026, di Lapangan Terbuka Distrik Bioga, Elvis secara terbuka menyampaikan komitmennya kepada masyarakat, didampingi Ketua DPRK Puncak, Dandim Puncak, Kapolres Puncak, dan tokoh masyarakat. 


Salah satu langkah yang disampaikan adalah pemberian hadiah bagi warga yang secara sukarela menyerahkan senjata api laras panjang, yang sebelumnya dikuasai oleh anak-anak dan diduga akan diberikan kepada OPM.

Selain itu, Bupati juga memberikan jaminan keamanan penuh bagi warga yang menyerahkan senjata tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada tindakan represif dari TNI/Polri, selama masyarakat memiliki itikad baik dan memilih jalur damai.

“Kalau masyarakat merasa takut menyerahkan langsung kepada aparat keamanan, senjata tersebut bisa diantar langsung kepada saya. Pemerintah hadir untuk melindungi rakyatnya,” ujar Elvis melalui keterangan tertulis pada Jumat, 30 Januari 2026.

Juru Bicara Bupati Puncak, Alus UK Murib, menambahkan bahwa hilangnya senjata menjadi perhatian utama Bupati, dengan tujuan memastikan keamanan dan kondusifitas daerah.

“Saya tegaskan bahwa pendekatan Pak Bupati dalam menyelesaikan persoalan keamanan di Kabupaten Puncak lebih mengedepankan pendekatan kemanusiaan,” ujarnya.

Alus menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Puncak tidak ingin menyelesaikan masalah dengan kekerasan, melainkan melalui dialog, membangun kepercayaan, dan melindungi masyarakat sipil.

“Pendekatan ini diharapkan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan daerah, sekaligus menjadi langkah awal menuju situasi Puncak yang lebih damai, aman, dan kondusif,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya