Berita

Manajemen PLTU Ketapang bersama keluarga korban kecelakaan kerja (Foto: Istimewa)

Bisnis

Manajemen PLTU Ketapang Pastikan Pemenuhan Hak Korban Kecelakaan Kerja dan Evaluasi Standar K3

JUMAT, 30 JANUARI 2026 | 13:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Manajemen PLTU Ketapang mempertegas komitmennya dalam perlindungan tenaga kerja dan penguatan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Langkah ini diambil menyusul insiden kecelakaan kerja fatal yang terjadi di area operasional PLTU beberapa waktu lalu, yang melibatkan dua pekerja dari mitra kontraktor, PT Limas Anugrah Steel. Kecelakaan yang merenggut nyawa Muhammad Joni dan Rianto tersebut memicu respons cepat dari manajemen untuk memastikan seluruh hak ahli waris terpenuhi sesuai regulasi hubungan industrial yang berlaku.

Manajer PLTU Ketapang, Zais Ariono, menyatakan telah berkoordinasi aktif dengan PT Limas Anugrah Steel untuk menuntaskan kewajiban normatif. Selain manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) melalui BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan juga memberikan santunan duka tambahan bagi keluarga korban.


Zais menegaskan, kejadian ini menjadi momentum untuk audit internal menyeluruh. Pihaknya mengaku akan terus melakukan evaluasi guna menegaskan dan memperketat pengawasan standar keselamatan kerja bagi seluruh mitra kerja termasuk PT Limas Anugrah Steel.

Direktur PT Limas Anugrah Steel, Hari, menegaskan bahwa dukungan maksimal kepada keluarga korban merupakan bentuk tanggung jawab moral perusahaan. Upaya ini disambut baik oleh Rusnawati (istri almarhum Muhammad Joni) dan Evatasari (istri almarhum Rianto) yang mengapresiasi itikad baik perusahaan.

“Kami telah berbicara dari hati ke hati dengan manajemen untuk berdamai secara kekeluargaan, karena kami melihat itikad baik dan tanggung jawab moral yang besar dari perusahaan yang telah memenuhi hak-hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar perwakilan keluarga ahli waris.

Di tengah masa duka, Eva berharap masyarakat dapat memahami kondisi keluarga dengan tidak memperpanjang simpang siur informasi di ruang publik. Hal ini diperlukan agar keluarga dapat melewati masa berkabung dengan tenang.

Sebagai langkah strategis ke depan, PLTU Ketapang berkomitmen memperkuat pengawasan K3 di seluruh lini operasional. Hal ini dilakukan guna memitigasi risiko kerja dan menjamin keamanan seluruh personel maupun mitra kerja di lingkungan PLTU tanpa terkecuali.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya