Berita

Sekjen PSI, Raja Juli Antoni. (Foto: YouTube PSI)

Politik

Pengumuman Sosok ‘Mr J’ Tunggu Infrastruktur PSI Terbentuk

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 20:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sosok “Mr J” yang selama ini menjadi misteri akan diumumkan langsung Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep setelah infrastruktur partai terbentuk secara menyeluruh hingga ke tingkat TPS. 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI Raja Juli Antoni menegaskan bahwa partainya ingin memastikan kesiapan organisasi sebelum langkah politik besar diumumkan ke publik.

“Seperti yang dikatakan Mas Kaesang tadi, Mr J yang selama ini masih misterius, entah siapa, itu akan diumumkan oleh Mas Kaesang pada waktunya. Ketika infrastruktur partai PSI sampai ke TPS-TPS sudah terbentuk, nah nanti baru Mas Ketum Mas Kaesang akan umumkan siapa Mr J,” ujar Raja Juli dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.


Raja Juli optimistis kehadiran Mr J nantinya akan memberikan dampak signifikan bagi perjalanan politik PSI ke depan. Ia menilai sosok tersebut mampu memperkuat posisi partai dalam kontestasi nasional.

“Mudah-mudahan kehadiran beliau nanti akan menyempurnakan kemenangan PSI di 2029,” harapnya.

Terkait perkembangan struktur organisasi, Raja Antoni menyampaikan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI telah terbentuk dan saat ini partai tengah bergerak memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan. Ia menegaskan bahwa fokus utama PSI bukan hanya pada struktur elit partai, melainkan kekuatan akar rumput.

“DPP sudah terbentuk, sekarang kita beranjak ke kecamatan. Di setiap provinsi macam-macam, tapi kita terus bekerja. Tadi kata Mas Ketum yang penting itu bukan DPP, bukan DPW dan DPD, tapi DPRD dan relawan-relawan di TPS,” tegas Raja Juli.

Diketahui, PSI baru saja menggelar pembukaan Rakernas di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada hari ini, Kamis, 29 Januari 2026.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya