Berita

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Mulai Besok Pimpinan OJK Berkantor di BEI

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 19:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jajaran pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berkantor di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Jumat besok, 30 Januari 2026.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan agenda reformasi pasar modal berjalan lebih cepat, tepat, dan efektif.

"Kami fokus reformasi dan berjalan cepat, tepat, dan efektif. Untuk memastikan hal itu, mulai besok kami akan berkantor di sini (BEI)," ungkap Mahendra dalam Konferensi Pers di Kantor BEI, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.


Selain itu, OJK juga tengah menyiapkan langkah lanjutan guna menindaklanjuti masukan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), khususnya terkait penilaian free float saham di pasar modal Indonesia.

Menurut Mahendra, otoritas memandang evaluasi MSCI sebagai masukan konstruktif sekaligus sinyal positif bahwa saham-saham Indonesia masih dinilai prospektif dan layak bagi investor global.

Reformasi menyeluruh menjadi kunci utama untuk memperkuat kepercayaan pasar di tengah guncangan yang menekan IHSG selama dua hari beruntun.

"Jadi kunci dasarnya adalah reformasi yang memperbaiki, transparansi, dan integritas," tuturnya.

Setelah arahan tersebut, IHSG ditutup melemah 1,06 persen ke level 8.232. Meski masih berada di zona merah, tekanan jual tercatat lebih rendah dibanding awal perdagangan.

Berdasarkan statistik RTI Business, sebanyak 521 saham tercatat melemah, 214 saham menguat, dan 73 saham lainnya stagnan. Adapun volume perdagangan mencapai 99,10 miliar saham dengan 4,93 juta kali transaksi dan nilai transaksi sebesar Rp68,17 triliun.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya