Berita

Joko Widodo. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Diterpa Banyak Kasus, Kegelisahan Jokowi Tidak akan Usai

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 12:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini tak akan bisa hidup tenang selama kasus-kasus yang terkait dirinya belum terbukti melalui proses hukum.

Pengamat politik Rocky Gerung menyampaikan hal tersebut dalam podcast bersama jurnalis senior Hersubeno Arief dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Kamis, 29 Januari 2026.

Rocky mengatakan kasus-kasus yang terkait Jokowi maupun para putra dan menantunya belum selesai dalam proses hukum.


"Ketegangan atau kegelisahan politik yang mengaitkan tiga anak Presiden Jokowi, di dalam kasus-kasus yang bersifat koruptif, termasuk beliau sendiri yang soal ijazah itu, sudah bertahun-tahun ada di situ tapi tidak punya kesempatan untuk dibuktikan secara akademis," ujar Rocky. 

Sebagai contoh, ia memerhatikan dinamika yang berkembang terkait kasus ijazah Jokowi. Pada satu sisi ada kelompok Roy Suryo cs yang semakin gencar membuktikan secara akademik adanya kepalsuan.

"Kita melihat pembuktian-pembuktian yang dibuat oleh kelompok Roy Suryo makin lama makin terasa bahwa memang ada metodologi dalam pembuktian itu," tuturnya.

Sementara di sisi yang lain, mantan Dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI) itu melihat perlawanan yang dilakukan oleh Jokowi justru dengan menggunakan kelompok-kelompok buzzer, tanpa dasar argumentasi yang jelas.

"Para buzzer Pak Jokowi hanya (bisa mengatakan) 'ya kami sudah melihat itu asli dan kami yakin 100 persen Pak Jokowi ijazahnya asli dan kami tidak gentar untuk menghadapi tuntutan dari Roy Suryo CS itu'. Sementara Pak Jokowi justru ikut melaporkan (Roy Suryo CS)," pungkasnya.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya