Berita

Ketua Dewan Pembina GRIB Jaya Jatim, David Andreasmito. (Foto: Instagram)

Hukum

Petinggi GRIB Jaya Jatim Diultimatum KPK

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Petinggi Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Jawa Timur (Jatim) diultimatum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Adalah David Andreasmito, Ketua Dewan Pembina GRIB Jaya Jatim ini mangkir dari pemanggilan penyidik KPK untuk diperiksa kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo.

"Saksi tidak hadir," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis, 29 Januari 2026.


David yang juga seorang dokter ini seharusnya diperiksa di Gedung Merah Putih KPK Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026 kemarin. 

KPK pun melayangkan ultimatum agar David kooperatif menghadiri agenda pemeriksaan berikutnya.

"KPK mengimbau saksi kooperatif memenuhi panggilan penyidik karena keterangannya dibutuhkan untuk memperkuat bukti-bukti yang dibutuhkan dalam proses penyidikan ini," pungkas Budi.

Dalam kasus suap dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo, KPK telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka hasil operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 7 November 2025.

Para tersangka adalah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Pemkab Ponorogo Agus Pramono, Direktur RSUD Harjono Ponorogo Yunus Mahatma, dan pihak swasta rekanan RSUD Ponorogo Sucipto. Mereka ditetapkan tersangka pada Minggu, 9 November 2025.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya