Berita

Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin (Foto: Kemenag)

Nusantara

Kemenag Perjuangkan Anggaran Tambahan Rp5,8 Triliun demi Tunjangan Profesi Guru dan Dosen

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) bergerak cepat untuk memastikan kesejahteraan para tenaga pendidik di bawah naungannya tetap terjamin pada tahun 2026. 

Melalui pengajuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5.872.189.200.000, Kemenag berkomitmen penuh untuk membayarkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Profesi Dosen (TPD).

Langkah ini diambil menyusul adanya celah waktu dalam siklus penganggaran. 


Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa kebutuhan dana ini muncul karena proses sertifikasi guru (PPG) dan dosen (Serdos) tahun 2025 baru tuntas pada bulan Desember, sementara pagu anggaran untuk tahun 2026 sudah harus dikunci pada Oktober 2025. Alhasil, para lulusan sertifikasi terbaru tersebut belum terakomodasi dalam anggaran awal.

Kepastian mengenai anggaran ini mulai menemui titik terang setelah Menteri Agama memaparkan kebutuhan tersebut kepada legislatif. 

“Hari ini, usulan ABT sebesar Rp5,872 triliun disampaikan Menteri Agama dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR dan telah disetujui. Jadi, kami berupaya maksimal untuk memastikan hak guru dan dosen binaan Kemenag dapat terpenuhi,” ungkap Kamaruddin di Jakarta pada Rabu 28 Januari 2026.

Saat ini, prosedur birokrasi terus berjalan. Setelah melewati tahap peninjauan di internal oleh Inspektorat Jenderal, usulan tersebut akan segera dilayangkan ke Kementerian Keuangan. Kamaruddin menegaskan proses selanjutnya akan bergantung pada izin otoritas keuangan negara tersebut. 

“Jika telah disetujui oleh Kementerian Keuangan, selanjutnya dilakukan proses pencairan tunjangan profesi guru dan dosen,” jelas Kamaruddin.

Bagi para guru dan dosen, ada kabar melegakan mengenai jadwal pencairan. Kemenag menargetkan dana tersebut mulai turun pada Maret 2026. Meski demikian, hak mereka tidak akan berkurang karena pembayaran tetap dihitung sejak awal tahun. 

"Kami berupaya semaksimal mungkin agar pencairan bisa dilakukan sekitar Maret 2026, dengan tetap terhitung mulai Januari 2026,” kata Kamaruddin.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Kemenag juga menjamin bahwa setiap rupiah yang diajukan telah melalui perhitungan yang presisi. Pendataan dilakukan secara mendalam mencakup identitas lengkap tenaga pendidik dari berbagai kategori, mulai dari PNS, PPPK, hingga non-PNS.

“Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Ditjen Bimas Agama lainnya telah melakukan penghitungan kebutuhan anggaran TPG bagi guru lulusan PPG dan TPD yang lulus tahun 2025 secara detail, mencakup guru dan dosen PNS, PPPK, dan non-PNS, agar pembayaran dapat dilakukan tepat sasaran,” pungkas Kamaruddin.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya