Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Datar Usai Keputusan The Fed

KAMIS, 29 JANUARI 2026 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Investor di bursa saham Amerika Serikat (AS) bereaksi relatif tenang terhadap keputusan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), yang mempertahankan suku bunga acuan sesuai perkiraan pasar. Akibatnya, pergerakan indeks Wall Street cenderung datar.

Dikutip dari Reuters, Kamis 29 Januari 2026, pada penutupan perdagangan Rabu, indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 12,19 poin atau 0,02 persen ke level 49.015,60.

Indeks S&P 500 turun sedikit 0,57 poin atau 0,01 persen ke posisi 6.978,03, sedangkan Nasdaq Composite menguat 40,35 poin atau 0,17 persen ke level 23.857,45.
S&P 500 sempat menembus level 7.000 untuk pertama kalinya, namun gagal bertahan hingga akhir perdagangan.

S&P 500 sempat menembus level 7.000 untuk pertama kalinya, namun gagal bertahan hingga akhir perdagangan.

Setelah pernyataan kebijakan The Fed dirilis, pelaku pasar semakin yakin bahwa pemangkasan suku bunga pertama baru akan terjadi pada pertengahan tahun ini. Dari 10 pejabat pembuat kebijakan The Fed, delapan orang memilih mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5-3,75 persen.

Dari sisi sektor, saham real estat, barang konsumsi pokok, dan layanan kesehatan menjadi yang paling tertekan. Sebaliknya, sektor energi naik 0,7 persen dan sektor teknologi menguat 0,6 persen, terutama didorong oleh saham-saham chip.

Saham Nvidia naik 1,6 persen, Micron melonjak 6 persen, dan Intel melesat 11 persen. Penguatan ini didukung sentimen positif dari industri semikonduktor global. Sebelumnya, pemasok Nvidia asal Korea Selatan, SK Hynix, melaporkan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah, sementara ASML mencatat pesanan kuartal keempat terbesar sepanjang masa.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang melemah lebih banyak dibandingkan yang menguat, baik di Bursa New York (NYSE) maupun Nasdaq. Total volume perdagangan di bursa AS mencapai 19,03 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata transaksi dalam 20 hari terakhir.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya