Berita

Ketua KPK Setyo Budiyanto (Tangkapan layar RMOL dari tayangan TV Parlemen)

Hukum

Singgung Previlege Pejabat, Ketua KPK Curhat Tak Dapat Rumah dan Kendaraan Dinas

RABU, 28 JANUARI 2026 | 13:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpandangan bahwa perilaku korupsi tidak melulu berikatan dengan previlege. Sehingga, para pejabat negara yang memiliki previlege tidak semestinya berperilaku korup.

Demikian disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto merespons pernyataan Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto dalam rapat kerja di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026.

“Tadi Pak Rikwanto sampaikan soal masalah privilege seolah-olah kalau sudah pejabat privilege terhadap uang daerah dipa dan lain seolah menjadi miliknya. Nah, sebenarnya justru terbalik Pak,” kata Setyo.


Menurut Setyo, para pejabat negara memang memiliki previlege yang luar biasa. 

“Dia mendapatkan fasilitas yang sangat luar biasa, naek pesawat bisnis, rumah dapat,” ungkapnya.

Setyo lantas menyelipkan candaan bernada curhat bahwa para pejabat di KPK justru tidak mendapatkan previlege seperti rumah dinas hingga kendaraan seperti pejabat negara yang lainnya.

“Dibandingkan dengan kami yang tidak ada fasilitas rumah, kendaraan, bukan berarti kami minta, tidak tapi kami bandingkan seperti itu,” kelakar Setyo. 

“Kami sudah bersyukur dengan apa yang kami dapatkan,” sambungnya. 

Lebih jauh, Setyo menegaskan bahwa para pejabat negara yang mendapatkan privilege itu seharusnya mensyukuri apa yang sudah didapatkan. 

“Mulai dari bangun tidur sampai tidur mereka sudah mendapatkan fasilitas, tetapi kemudian apa yang terjadi fakta yang muncul terutama dalam penanganan perkara justru mereka mengkondisikan gitu,” tandasnya. 

Dalam rapat, Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto mengungkapkan bahwa ada anggapan di luar bahwa para pejabat negara. Mulai dari level kementerian lembaga hingga Kepala Daerah beranggapan bahwa korupsi merupakan previlege yang menjadi hak. 

“Tapi perlu saya sampaikan mohon maaf ini, pejabat itu kementerian/lembaga atau kepala daerah, tidak setereotip, tidak menuduh juga, ada nuansa korupsi itu previlege, korupsi itu hak, korupsi itu milik saya gituloh, jadi itu wilayah saya, dan kalian staf-staf saya, rekan-rekan saya mesti paham, persepsi itu kita yakinkan ada di situ,” ungkap Politikus Golkar ini.

Atas pandangan itu, Rikwanto menyebut bahwa para pejabat negara rentan melakukan perilaku koruptif.

“Makanya dengan mudahnya di dalam dia bekerja di organisasinya membuat hal-hal yang bisa mendatangkan uang yang tidak halal ya seperti jual beli jabatan dan lain-lain,” katanya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

UPDATE

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Keterbukaan Informasi Bagian Penting Pelayanan Publik

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:03

Wajah Buruk AS Tak Bisa Lagi Dipoles sebagai Polisi Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:02

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Dibawa ke Jakarta Usai OTT Pagi Ini

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:55

Seret ke Pengadilan Pelaku Pengeboman Ratusan Anak Perempuan di Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:39

Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari Kena OTT KPK

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:36

Secara Ekonomi AS Babak Belur Gegara Serang Iran

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:28

Iran Tak akan Negosiasi dengan AS-Israel Lewat Diplomasi

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:24

Fokus Merawat Stabilitas di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia

Selasa, 10 Maret 2026 | 05:18

APBN di Tepi Jurang, Kinerja Purbaya Mulai Dipertanyakan

Selasa, 10 Maret 2026 | 04:42

Selengkapnya