Berita

Sari yuliati bersama kader Golkar dan AMPG. (Foto: Dok. AMPG)

Politik

Sari Yuliati Hasil Meritokrasi Golkar

RABU, 28 JANUARI 2026 | 13:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penetapan Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR menggantikan Adies Kadir bukan sekadar rotasi biasa, melainkan hasil kaderisasi Partai Golkar yang modern.

"Sari Yuliati adalah anak kandung reformasi yang berhasil membuktikan produk kaderisasi dapat menduduki puncak pimpinan lembaga negara," kata Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Sandi Rahmat Mandela dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 28 Januari 2026. 

Sandi menilai, kehadiran Sari membawa angin segar bagi kualitas demokrasi di Senayan. Latar belakang Sari sebagai insinyur teknik sipil Universitas Trisakti menjadi antitesis dari stigma bahwa politisi hanya pandai beretorika.


Sebagai teknokrat, Sari terbiasa berpikir struktural, presisi, dan berbasis data. Kemudian sebagai politisi senior Golkar, ia memiliki keluwesan dalam komunikasi publik.

"Gabungan ini menciptakan kepemimpinan yang efektif, mengerti 'bahasa teknik' pembangunan sekaligus menguasai 'bahasa rakyat' dalam aspirasi," jelas Sandi.

Ia menegaskan bahwa Sari yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum Golkar adalah validasi atas sistem meritokrasi yang berjalan di partai berlambang pohon beringin tersebut. Baginya, Sari adalah role model bagi kader muda AMPG di seluruh Indonesia.

"Sari Yuliati tidak muncul tiba-tiba. Ia merangkak dari bawah, aktif di organisasi sayap hingga dipercaya mengelola bendahara partai. Ini mengajarkan kami di AMPG bahwa tidak ada jalan pintas menuju puncak pengabdian," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya