Berita

Salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta Selatan (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Ratusan Penyalur BBM Kena Pembinaan, Pengawasan Subsidi Diperketat

RABU, 28 JANUARI 2026 | 10:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi sepanjang 2025. Hasilnya, sebanyak 329 penyalur dikenai sanksi pembinaan karena melanggar ketentuan administratif dalam penyaluran.

Langkah ini diambil untuk memastikan BBM subsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak serta mencegah kebocoran anggaran negara. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wilayah perkotaan hingga daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk kawasan yang terdampak bencana.

Menurut Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, pengawasan tidak hanya dilakukan melalui pemeriksaan langsung di lapangan, tetapi juga lewat uji petik dan pemantauan berbasis sistem digital. Temuan dari pengawasan tersebut menjadi dasar pemberian sanksi pembinaan kepada para penyalur.


Sepanjang Januari–Desember 2025, BPH Migas mencatat telah memantau 6.666 penyalur dan 87 terminal BBM. Dari jumlah itu, ratusan penyalur diperiksa secara acak dan sebagian lainnya diawasi melalui sistem CCTV untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai aturan.

Pengawasan ini berdampak langsung pada penyesuaian penyaluran subsidi dan kompensasi energi. Total koreksi mencapai 1.635,01 kiloliter atau setara Rp7,31 miliar. Selain itu, pengendalian distribusi BBM turut membantu menekan penggunaan kuota APBN 2025 hingga Rp2,23 triliun.

BPH Migas juga bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga dalam memblokir kendaraan yang tidak berhak mengakses BBM subsidi. Lebih dari 288.000 QR Code telah diblokir setelah melalui proses verifikasi.

Tak hanya sanksi administratif, pengawasan juga melibatkan aparat penegak hukum. Sepanjang 2025, BPH Migas memberikan ratusan keterangan ahli, melakukan belasan operasi pengawasan terpadu, serta berkoordinasi dengan kepolisian daerah untuk menangani sejumlah kasus penyalahgunaan BBM.

Di sisi lain, pengawasan yang diperketat di wilayah 3T justru diiringi peningkatan pasokan energi. Dalam periode 2021–2025, penyaluran BBM jenis tertentu meningkat lebih dari dua kali lipat, sementara BBM khusus penugasan melonjak lebih dari empat kali, sejalan dengan pelaksanaan program BBM satu harga.

Sementara itu, di daerah terdampak bencana seperti Aceh dan Sumatera bagian barat, BPH Migas memastikan distribusi energi tetap aman. Ratusan SPBU di wilayah tersebut kini kembali beroperasi normal dengan pasokan BBM yang terkendali.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya