Berita

Presiden RI Prabowo Subianto bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump dalam peluncuran Dewan Perdamaian di Davos Swiss, Kamis, 22 Januari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Publik Diajak Berprasangka Baik ke Prabowo soal Gabung BoP Bentukan Trump

RABU, 28 JANUARI 2026 | 10:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bergabungnya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) untuk Gaza yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut ditanggapi Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera.

Mardani mengajak publik untuk melihat keputusan tersebut dengan prasangka baik terhadap Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, langkah Indonesia masuk BoP bisa dimaknai sebagai upaya agar Indonesia memiliki ruang dan suara untuk terus menjaga kepentingan Palestina di forum internasional.

“BoP ini sangka baiknya, Pak Prabowo ingin punya suara untuk menjaga Palestina. Seperti Turkiye, Qatar, UEA, dan negara-negara lain. Banyak negara muslim yang bergabung di BoP,” kata Mardani lewat akun X miliknya, Rabu, 28 Januari 2026.


Meski demikian, Mardani menegaskan keikutsertaan Indonesia tidak boleh lepas dari prinsip dasar perjuangan Palestina. Ia menilai, BoP harus benar-benar menjadi wadah yang melibatkan rakyat Palestina dalam menentukan masa depan mereka sendiri.

“Tapi keputusan ini mesti diikuti prinsip bahwa wajib mengajak rakyat Palestina dalam membahas masa depan Palestina,” ujarnya.

Lebih jauh, Mardani menekankan bahwa tujuan akhir dari setiap forum perdamaian harus jelas dan tegas, yakni kemerdekaan Palestina.

“Targetnya jelas, Palestina merdeka,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya