Berita

Anies Baswedan menjadi pembicara di acara Rakernas I Partai Gerakan, Jakarta 17 Januari 2026. (Foto: FB Anies Baswedan)

Publika

Partai Gerakan Rakyat Lahir untuk Anies

RABU, 28 JANUARI 2026 | 05:14 WIB

PUBLIK bertanya: apakah di balik Partai Gerakan Rakyat ada nama Anies Baswedan? Yes! Gerakan Rakyat tidak akan lahir jadi ormas, lalu berubah menjadi partai tanpa sosok Anies. Justru Partai Gerakan Rakyat lahir untuk Anies. 

Clear dan jelas bahwa tokoh sentral Partai Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan. Boleh dibilang Partai Gerakan Rakyat ya Anies itu sendiri. Nilai jual partai yang dipimpin Sahrin ini adalah Anies Baswedan.

Sebuah partai baru sulit tumbuh tanpa seorang tokoh yang populer. Tokoh yang dikenal dan diterima secara luas. Anies adalah tokoh populer dan penerimaan publik masih begitu besar. Inilah yang membuat Partai Gerakan Rakyat ini dikenal. Sekali muncul, langsung mengambil perhatian publik.


Sejak kemunculan Gerakan Rakyat sebagai ormas, publik mulai membincangkan. Sekarang sudah menjadi partai, perbincangannya makin ramai. 

Spekulasi mulai bermunculan. Apakah partai ini akan dapat izin di Kemenhum, di mana penguasa sekarang adalah bekas kompetitor Anies di Pilpres 2024? 

Apakah jika dapat izin dari Kemenhum, Partai ini bisa lolos verifikasi di KPU? Jika juga lolos, apakah partai yang ditokohi Anies ini bisa memperoleh kursi di DPR? 

Proses masih panjang. Nasib Anies dan juga Partai Gerakan Rakyat akan ditentukan oleh pertama, respons politik penguasa melalui Kemenhum dan KPU. 

Kedua, kemampuan partai mengkonsolidasikan para pendukung Anies hingga tingkat bawah. 

Ketiga, situasi politik 2026-2029 akan sangat mempengaruhi nasib Anies dan partainya. Keempat, kemampuan Anies dan partai merespons perkembangan politik yang ada.

Jika situasi politik stabil, maka Prabowo adalah capres terkuat dan hampir mustahil untuk dilawan. Penguasa punya semua instrumen untuk melumpuhkan lawan dan menang. 

Apakah dalam keadaan seperti ini akan membuat Anies  dan Partai Gerakan Rakyat mengambil posisi koalisi? Atau sebaliknya, Anies Baswedan dan partainya akan bertahan dan memilih jalur oposisi untuk mempersiapkan pemilu berikutnya?

Pertanyaan ini memang terlalu jauh. Tapi, suatu saat pasti akan dihadapi. Respon Anies akan menentekan dinamika politik Indonesia kedepan.

Yang pasti, lahirnya Partai Gerakan Rakyat memastikan bahwa Anies Baswedan masih eksis di dunia politik, bahkan berpotensi menjadi bagian dari kekuatan politik Indonesia di masa depan.

Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya