Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Publika

Purbaya Ogah Disamakan dengan Noel

RABU, 28 JANUARI 2026 | 04:20 WIB

"Purbaya akan di-Noel-kan!" Kata Noel alias dari Immanuel Ebenezer. Tersangka KPK di sela-sela persidangan. 

Noel ingin menyamakan diri, bahkan merasa berada di atas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, karena lebih dulu menggebrak, yang mengakibatkan dirinya dikriminalisasi KPK. Menurutnya.

Purbaya semua orang tahu. Ia menggebrak sejak baru dilantik sebagai Menteri Keuangan. Ia tak seperti Menteri Keuangan sebelumnya, yang berdiri di menara gading. Ia melakukan sidak ke mana-mana. Ke Perbankan, Bea Cukai, termasuk Dirjen Pajak. Purbaya harapan baru Indonesia.


Mungkin itu pulalah yang dilakukan Noel sejak awal. Menurutnya. Sehingga, bandit-bandit, istilah Noel, terganggu pesertanya, dan lewat KPK ia dijebak dan dijadikan tersangka. 

OTT KPK, istilah Noel bukanlah Operasi Tangkap Tangan, melainkan Operasi Tipu-Tipu. Ia dijebak, lalu diframing.

Tidak benar Noel punya uang ratusan miliar. Dan tidak benar pula puluhan mobil yang dideretkan KPK setelah penangkapan Noel, adalah miliknya. 

Noel ingin tahu siapa pengusaha yang ia peras. Ia tak masalah dihukum mati, kalau terbukti korupsi. Tapi siapa yang percaya celotehan Noel saat ini?

Purbaya pun, yang sebetulnya maksud Noel baik, ditanggapi tidak baik juga. Purbaya menganggap tak sama dengan Noel. 

"Noel kan terima uang, saya tidak," kata Purbaya. Purbaya merasa gajinya sudah cukup. Kecuali, ada orang yang tiba-tiba menaruh uang di mobilnya. Tapi, itu kan harus ada latar belakangnya, harus jelas.

Intinya, Purbaya tak mau disamakan dengan Noel. Noel saja yang ingin menyamakan dirinya dengan Purbaya dari segi gebrakan yang membuat para pengusaha hitam terganggu. 

Noel juga membuka inisial "K" sebuah partai yang bermain dalam kasus pemerasan yang saat ini menimpa dirinya.

Inisial "K" yang mengacu pada sebuah partai, seperti yang diungkapkan Noel hanya dua saja. Yakni, Keadilan atau Kebangkitan. Entah partai mana yang sedang dituju Noel? Noel adalah daftar panjang dari orang yang terkena kasus korupsi, tapi tak merasa bersalah.

Ada yang memang begitu, tapi ada juga yang tidak. Entahlah Noel masuk kelompok yang mana? Hakim yang akan memutuskan. KPK pun tak bisa dikatakan sedang baik-baik saja, setelah beberapa purnama ini.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya