Berita

Aliansi Yayasan MBG Nusantara komitmen untuk menjaga cita-cita besar menuju Generasi emas 2045. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Relawan SPPG Didorong Bersertifikasi

Demi Peningkatan Layanan MBG
RABU, 28 JANUARI 2026 | 00:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aliansi Yayasan Dapur Makan Bergizi yang menamakan diri Aliansi Yayasan MBG Nusantara (ARUN) komitmen untuk menjaga cita-cita menuju Generasi emas 2045. 

Hal itu ditandai dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Komitmen tersebut menyangkut meningkatkan kapasitas petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan memperluas keterlibatan UMKM dalam kegiatan penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) ARUN sekaligus Ketua Aliansi Yayasan MBG Nusantara B.T. Fernando Duling menyampaikan apresiasi atas sikap konsisten dan komitmen para pelaksana satuan pelayanan pemenuhan gizi.


"Komitmen ini mencerminkan kesungguhan para pelaksana SPPG dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan berkelanjutan kepada masyarakat," kata Fernando dalam keterangan tertulis, Selasa 27 Januari 2026. 

Lebih lanjut Fernando mengungkapkan bahwa pelibatan berbagai elemen masyarakat dalam implementasi MBG merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang yang telah dirumuskan sejak awal oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Program MBG tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak bangsa, tetapi juga untuk memperkuat fondasi pembangunan manusia sebagai modal utama menuju Indonesia Emas.

Sedangkan Perwakilan Aliansi Yayasan MBG Nusantara, Yudhi Ramadhan menjelaskan bahwa substansi utama MoU berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 

Salah satu langkah konkret yang disepakati adalah mendorong relawan dapur SPPG untuk memiliki sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) guna menjamin mutu dan keamanan makanan bagi penerima manfaat MBG.

Adapun yayasan yang menandatangani MoU tersebut meliputi Yayasan Kartika Chandra Triguna Sejahtera, Yayasan Binar Bersama Hirasma, Yayasan Surya Jaga Pangan Nusantara, Yayasan Mulia Bhumi Gardatama, Yayasan Telaga Kasih Nusantara, Yayasan Suara Anak Negeri, Yayasan Berkah Sugih Rezeki, dan Yayasan Cipta Nawasena Bangsa.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Vatikan Tolak Gabung Board of Peace, Ingin Konflik Palestina Diselesaikan PBB

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:18

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabot dan Ekonomi hingga Rp8 Juta

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56

KPK Panggil Petinggi PT Niogayo Bisnis Konsultan terkait Suap Pajak

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:36

Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya di KPK Dijadwal Ulang

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:24

Pajak: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:20

Tujuh Jukir Liar di Pasar Tanah Abang Diamankan

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:17

Tiga Bos Swasta di Kasus Korupsi Proyek Kantor Pemkab Lamongan Dipanggil KPK

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:15

Sambut Ramadan, Prabowo Sedekah 1.455 Sapi untuk Tradisi Meugang Aceh

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:07

Sembako Diaspora Malaysia untuk Warga Aceh Tertahan di Bea Cukai

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:02

85 Negara Anggota PBB Kecam Upaya Israel Ubah Status Tanah Tepi Barat

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:54

Selengkapnya