Berita

Syaikh Kiai Haji Muhammad Aunul Abied Shah asal Madura berhasil meraih gelar doktor dalam sidang promosi terbuka yang dihadiri banyak akademisi dan undangan di Universitas Al-Azhar, Mesir. (Foto: Istimewa)

Dunia

Ulama Asal Madura Raih Summa Cum Laude di Universitas Al-Azhar

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 23:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ulama asal Madura, Syaikh Kiai Haji Muhammad Aunul Abied Shah, resmi meraih gelar doktor dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia menjadi orang Madura pertama yang meraih gelar doktor dari kampus ternama tersebut.

Dalam sidang terbuka yang digelar di Auditorium Imam Akbar Syaikh Abdul Halim Mahmoud, Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar Kairo, pada Senin 26 Januari 2026, promovendus mempertahankan disertasi berjudul “Al-Ittijah an-Naqdi fi al-Khitab al-Kalaami ‘inda Najm al-D?n al-Kaatibi”, sebuah kajian mendalam di bidang Akidah dan Filsafat Islam yang menyoroti metodologi kritik dalam tradisi Ilmu Kalam klasik.
    
Disertasi setebal 847 halaman dalam dua jilid ini memperoleh yudisium tertinggi Universitas Al-Azhar, yaitu Martabat Syaraf al-Ula ma‘a Tawsiyah bi Tab’i al-Risalah wa Tadaawulihaa bayna al-Jaami’aat (Summa Cumlaude dengan rekomendasi penerbitan dan distribusi antaruniversitas).
    

    
Sidang promosi ini dipimpin oleh Prof. Dr. Hassan Muharram al-Huwainy selaku promotor utama, dengan jajaran penguji senior Al-Azhar yang secara aklamasi mengapresiasi kualitas disertasi dari sisi metodologi, kedalaman analisis, serta kekayaan referensi klasik dan modern yang digunakan.
    
Dalam pemaparannya, promovendus menegaskan bahwa disertasi ini bertujuan merekonstruksi Ilmu Kalam melalui kritik internal tradisi klasik Ahlussunnah, dengan menjadikan pemikiran Najmuddin al-Katibi sebagai studi kasus, lalu mengaitkannya dengan filsafat modern dan konteks pemikiran Islam Indonesia.
    
Para penguji memberikan pujian tinggi atas ketajaman analisis, kemandirian intelektual, dan keluasan wawasan promovendus, sembari memberikan catatan akademik sebagai penyempurnaan. Disertasi ini dinilai layak menjadi rujukan penting bagi studi Ilmu Kalam kontemporer.
    
Selain dikenal sebagai akademisi, Syaikh Kiai Haji Muhammad Aunul Abied Shah merupakan pengasuh Pondok Pesantren Darus Salam Torjun Sampang, guru Tarekat Naqsyabandiyah, serta pengajar Ilmu Kalam dan Filsafat Islam.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya