Berita

Anggota DPD Dapil Kalimantan Selatan, Muhammad Hidayattollah. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Dayat El Minta Pelayanan Publik Lebih Inklusif dan Ramah Disabilitas

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 12:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelayanan negara tidak hanya diukur dari kecepatan dan ketepatan administrasi, tetapi juga dari sejauh mana negara mampu menghadirkan rasa keadilan, empati, dan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.

Begitu dikatakan Anggota DPD Dapil Kalimantan Selatan, Muhammad Hidayattollah dalam rangkaian agenda kerja Komite I DPD bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Politisi yang karib disapa Dayat El ini, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang ramah disabilitas, khususnya di sektor pertanahan.


“Pelayanan publik harus dibangun dengan perspektif kemanusiaan. Negara tidak boleh abai terhadap kelompok mana pun,” ujar Dayat El dalam keterangan tertulis, Selasa 27 Januari 2026.

Selain mendorong pelayanan yang lebih inklusif, kata dia, Komite I DPD mengapresiasi Kementerian ATR/BPN atas konsistensinya menjalankan program sertifikat tanah gratis untuk rakyat.
 
Program ini dinilai sebagai langkah konkret negara dalam memberikan kepastian hukum, melindungi hak kepemilikan masyarakat, serta memperkuat fondasi keadilan agraria di daerah.

“Sertifikat tanah bukan sekadar dokumen administratif, melainkan jaminan kepastian hukum dan rasa aman bagi rakyat. Program sertifikat gratis adalah wujud nyata keberpihakan negara kepada masyarakat kecil dan daerah,” katanya.

Sebagai Wakil Daerah yang mengemban amanah rakyat, Dayat menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani aspirasi masyarakat Kalimantan Selatan dengan kebijakan nasional. 

"Bagi kami, suara daerah harus hadir secara aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan agar pembangunan berjalan selaras, adil, dan berkelanjutan," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya