Berita

Ilustrasi (RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Ekonom Komentari IHSG yang Terperosok Usai Penetapan Thomas Djiwandono Jadi Deputi BI

SELASA, 27 JANUARI 2026 | 11:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut sejak pembukaan perdagangan hingga sesi I pada Selasa  26 Januari 2026.

Hingga pukul 11.30 WIB, IHSG tercatat turun 0,98 persen atau 87,62 poin ke level 8.887, setelah Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Ekonom Universitas Brawijaya, Noval Adib, menilai pelemahan pasar saham ini mencerminkan menurunnya kepercayaan investor terhadap tata kelola perekonomian nasional.


“Pembukaan IHSG yang merah pagi ini, dan semakin merah hingga saat ini, menunjukkan ketidakpercayaan investor. Investor memandang risiko investasi menjadi semakin tinggi,” kata Noval kepada RMOL.

Noval menilai tekanan pasar terjadi karena investor melihat adanya penyatuan kendali kebijakan fiskal dan moneter, yang seharusnya berjalan saling menyeimbangkan.

“Kepercayaan investor terhadap tata kelola perekonomian menurun karena pengendalian kebijakan fiskal dan moneter dijadikan satu. Kebijakan moneter yang mestinya menjadi penyeimbang kebijakan fiskal, kini dipersepsikan hanya sebagai alat bantu kebijakan fiskal,” tegasnya.

Menurutnya, investor kini menilai risiko investasi di Indonesia meningkat karena persepsi bahwa bank sentral tidak lagi sepenuhnya independen dalam mengambil kebijakan.

Noval juga mengingatkan potensi arus keluar modal atau capital outflow yang bisa membesar jika sentimen negatif ini terus berlanjut.

“Potensi capital outflow meningkat karena investor melihat lingkungan investasi di Indonesia semakin tidak kondusif ketika tata kelola ekonomi dianggap kurang transparan dan efektif,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa penyatuan kendali kebijakan fiskal dan moneter menjadi faktor utama yang mendorong kekhawatiran pasar terhadap arah pengelolaan ekonomi Indonesia ke depan.

Untuk diketahui, Thomas Djiwandono sebelumnya menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra, merupakan kader aktif partai, dan juga keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya