Berita

Jaya Suprana

Durmogati Sosok Plonga Plongo

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 22:51 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BUDAYAWAN merangkap Presiden Lima Gunung dan Raja Kerajaan Mendut, Sutanto menanggapi naskah Plonga Plongo saya dengan bahasa Indonesia gaya dirinya sendiri yang gembira putar ke kanan ke kanan putar ke kiri ke kiri seperti lirik lagu Gemu Fa Mi Re (Maumere) sebagai berikut:

Saya kurang cocok plonga plongo-nya mas Jaya Suprana. Lebih cocok Durmogati-nya Kurawa. 
1) Wajah gusem, rambut pakaian dll LUCU YANG TIDAK NIAT LUCU. 
2) Teriak ngajak maju (perang), dia malah lari balik. 
3) Wajah dan dagu menatap lurus. Tapi paling gampang tidur, jarang mikir masalah. 

3) Wajah dan dagu menatap lurus. Tapi paling gampang tidur, jarang mikir masalah. 
4) Misal dia kotor atau bersih, dia mudah dan polos ditunggangi dan dibisiki lingkungannya baik yang bodho baik maupun yang cerdas jahat. 

Dia memerankan lakon ambiguous, liminal, tanpa beban jejak digital. Dia ahistoris untuk imbangan dogma historis. Salyo yang ksatria dan hatinya memihak Pandawa, tapi harus dapat gaji dan tinggal bahkan panglima perang Astina diam-diam terhibur Durmogati. Bukan oportunis, bukan pengkhianat. Plonga plongo lebih standard ganda kehendak dewata untuk melengkapi im yang chia tapi given. Abu-abu di saat polarisisasi.

5) Durmogati bisa senyum tanpa simbol saat Citraga yang hobi masuk desa cari perawan pada akhir Mahabharata dibunuh Salyo. Dia bukan tokoh gembira, tapi juga tidak sedih saat salah satu kembaran Citrakso, Citraksi dibunuh salah satu kembaran Nakulo Sadewo. Terimalah saja ada lakon kembaran beda umur

Lho kok gitu? Ya dunia = ngarang seperti buaya di piring besarnya seukuran lele dumbo.

Saya sangat berterima kasih atas ikhtiar Mas Tanto bersusah-payah mengingatkan saya kepada sosok plonga plongo bernama Durmogati. Tanpa mengecilkan rasa terima kasih dan hormat kepada Mas Tanto, mohon dimaafkan bahwa saya lancang menyensor tanggapan Mas Tanto akibat di dalam tanggapan beliau menyebut nama pejabat tinggi yang sebaiknya jangan disebut demi mencegah saya dipolisikan.

Juga  seingat saya di samping Nakula punya saudara kembar Sadewa, Citraksi punya Citraksa, Kak Seto punya Kak Kresno maka sebenarnya Durmogati juga punya saudara kembar bernama Durmogempa.

Meski Durmogempa kurang dikenal ketimbang Durmogati, lazimnya di pergelaran wayang kulit maupun wayang orang, Durmogempa selalu setia mendampingi Durmogati.

Namun terus terang saya tidak tahu-menahu tentang nasib Durmogempa apakah ikut perlaya pada Bharatayuddha bersama Durmogati. Atau tidak.
*) Penulis adalah Buadayawan dan Pendiri MURI.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya