Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya soal Ancaman ‘Di-Noel-kan’: Gue Nggak Terima Duit Suap!

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 20:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai pernyataan mantan Wakil Menteri Keuangan Immanuel Ebenezer alias Noel yang memperingatkan dirinya soal potensi "di-Noel-kan" atau dijebak dalam kasus korupsi.

Purbaya menegaskan tak merasa khawatir dengan ancaman tersebut. Ia menilai, selama tidak menerima uang dari pihak manapun, risiko terseret kasus hukum nyaris tidak ada.

"Saya enggak ngerti apa sih maksudnya? Noel kan terima duit (suap), gue mah enggak terima duit. Dijebak gimana? Ah biar aja, yang penting gue enggak terima duit. Noel kan terima, kayaknya terima ya? Terima kan dia? Ya terima,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan pada Senin, 26 Januari 2026.


Ia bahkan sempat bergurau soal gajinya sebagai bendahara negara yang dinilai besar, sehingga tak ada alasan baginya menerima uang dari pihak lain.

"Kan gua enggak terima duit, gaji gua gede di sini, cukup. Jadi kasusnya kecil dan saya enggak tau kenapa Pak Noel ngomong seperti itu,” sambungnya.

Purbaya menduga pernyataan Noel bisa saja dipicu faktor personal, meski ia mengaku tak mengetahui secara pasti alasannya.

"Mungkin dia, mungkin sebel sama gue juga saya enggak tahu. Tapi case seperti itu di saya mungkin amat kecil kemungkinannya terjadi, kecuali saya mulai terima uang,” tegasnya.

"Jadi, selama kita ya gitu-gitu aja bersih lah, kira-kira lurus, harusnya kasus seperti Noel nggak ada ini. Mungkin kalau ada yang jebak, taruh uang tiba-tiba di mobil saya, itu mungkin terjadi. Tapi kan harus ada latar belakang ya dari kasus seperti apa. Saya sih rasanya nggak ada urusan, saya hanya punya tanggung jawab ke presiden. Yang lain saya nggak peduli," tambahnya.

Sebelumnya, Noel yang kini menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu melontarkan peringatan kepada Purbaya. Ia meminta Menkeu waspada terhadap berbagai modus yang disebut-sebut dilakukan oleh kelompok yang merasa kepentingannya terganggu.

"Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan di-‘Noel’-kan. Hati-hati tuh, Pak Purbaya," kata Noel kepada wartawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat siang ini.

Noel menilai, siapa pun yang dinilai mengganggu kepentingan kelompok tertentu, seperti yang dilakukan Purbaya, berpotensi menjadi sasaran serangan balik.

"Siapapun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya. Kasihan Pak Purbaya. Ada pesta yang terganggu," pungkasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya