Berita

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Bisnis

Thomas Djiwandono Akhirnya Terpilih jadi Deputi Gubernur BI

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 18:39 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Komisi XI DPR resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, menggantikan Juda Agung yang telah mengundurkan diri.

Setelah rapat internal dan musyawarah mufakat pada Senin, 26 Januari 2026, keputusan tersebut akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk disahkan pada Selasa, 27 Januari 2026.

Ketua Komisi XI DPR Muhammad Misbakhun mengatakan penetapan Thomas Djiwandono disepakati tanpa perbedaan pandangan. 


Menurut Misbakhun, Thomas dipilih karena dinilai memiliki pandangan yang sejalan dengan kebutuhan kebijakan ekonomi saat ini. Ia menyebut Komisi XI membutuhkan figur yang mampu memperkuat sinergi kebijakan moneter dan fiskal. 

Misbakhun juga menanggapi isu kedekatan keluarga Thomas dengan elite politik yang sempat beredar di publik. Ia menilai hal tersebut tidak relevan karena Bank Indonesia bekerja berdasarkan undang-undang dan sistem kolektif kolegial. 

"Bahwa fakta Pak Thomas keponakan Presiden ya, tapi dia tadi sangat profesional menjelaskan tentang bagaimana kebijakan-kebijakan itu diambil dalam sebuah proses," ujar Misbakhun, Senin, 26 Januari 2026.

Terkait minimnya rekam jejak Thomas di kebijakan moneter, Misbakhun menilai hal itu justru dapat saling melengkapi dengan pengalamannya di kebijakan fiskal, mengingat jabatan Deputi Gubernur BI bersifat kolektif dalam Dewan Gubernur.

Ia menambahkan, fokus BI ke depan tetap pada penguatan nilai tukar rupiah dan pencapaian program-program strategis. 

"Silakan rapat, kemudian fokuskan bagaimana program-program BI itu bisa tercapai, rupiahnya menguat, dan sebagainya," lanjutnya sambil menyinggung bahwa nilai tukar rupiah sempat menguat ke level Rp16.753 pada hari penetapan tersebut.

Penetapan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI sudah ditebak publik dari jauh hari. Pasalnya, keponakan Prabowo ini sudah digadang-gadang bakal memegang jabatan sebagai Deputi Gubernur BI.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya