Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi (Foto: RMO/Sarah Alifia)
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi (Foto: RMO/Sarah Alifia)
Sebelumnya, pemerintah telah mencabut izin 28 perusahaan yang melanggar ketentuan, terdiri dari 22 perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) hutan alam dan hutan tanaman, serta enam perusahaan di sektor tambang, perkebunan, dan pemanfaatan hasil hutan kayu.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan sebagian perusahaan tersebut juga terlibat persoalan lingkungan hidup.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 13 April 2026 | 08:21
UPDATE
Rabu, 22 April 2026 | 14:13
Rabu, 22 April 2026 | 14:05
Rabu, 22 April 2026 | 14:01
Rabu, 22 April 2026 | 13:49
Rabu, 22 April 2026 | 13:48
Rabu, 22 April 2026 | 13:48
Rabu, 22 April 2026 | 13:38
Rabu, 22 April 2026 | 13:24
Rabu, 22 April 2026 | 13:10
Rabu, 22 April 2026 | 12:58