Berita

Suasana rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri dan jajaran (RMOL /Faisal Aristama)

Politik

Fraksi PDIP Dukung Polri di Bawah Presiden, Pemilihan Kapolri Tetap Melalui DPR

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 12:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di Komisi III DPR RI menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya dalam aspek perubahan kultur institusi kepolisian.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Safaruddin, mengatakan bahwa pihaknya mendukung kedudukan Polri tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemilihan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) harus tetap melalui DPR RI sebagai representasi rakyat sekaligus bagian dari mekanisme checks and balances.


“Kami dari Fraksi PDIP mendukung pemilihan Kapolri itu melalui Komisi III DPR RI dan mendukung Polri tetap berada di bawah Bapak Presiden Republik Indonesia,” ujar Safaruddin dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri dan jajaran di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

Safaruddin menilai Polri tidak perlu ditempatkan di bawah kementerian mana pun, melainkan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Selain itu, legislator PDIP tersebut juga mendukung penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam membantu Presiden menetapkan arah kebijakan Polri. Meski demikian, ia berpandangan Kompolnas cukup berada di tingkat pusat dan tidak perlu diperluas hingga ke daerah.

“Jadi Kompolnas itu cukup berada di pusat saja, tidak perlu ada di provinsi maupun kabupaten/kota,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya