Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube DRM News)

Dunia

Gubernur Minnesota Tantang Trump Usai Agen Imigrasi Tembak Mati Perawat ICU

SENIN, 26 JANUARI 2026 | 07:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gubernur Minnesota dari Partai Demokrat, Tim Walz, menuntut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik agen imigrasi federal dari negara bagian tersebut setelah seorang demonstran ditembak mati di Minneapolis. 

Insiden ini menjadi kematian kedua dalam waktu kurang dari tiga minggu yang melibatkan agen imigrasi federal di kota itu. Korban terbaru adalah Alex Pretti (37), seorang perawat ICU, yang ditembak mati pada Sabtu, 24 Januari 2026, saat terjadi aksi protes terhadap operasi imigrasi. 

Dalam konferensi pers pada Minggu, Walz secara terbuka menantang Trump.


“Apa rencananya, Donald Trump? Apa yang perlu kita lakukan untuk mengeluarkan agen-agen federal ini dari negara bagian kita?” ujar Walz, dikutip dari Al-Jazeera, Senin 26 Januari 2026.

Seruan ini muncul di tengah meningkatnya tuntutan agar dilakukan penyelidikan independen, terutama setelah sejumlah pejabat tinggi pemerintahan Trump justru membela tindakan para agen, meski bukti video menunjukkan versi kejadian yang berbeda.

Pemerintah Trump menyatakan Pretti berniat melukai agen federal dan mengklaim ia membawa senjata api. Namun, video yang diverifikasi media AS memperlihatkan Pretti memegang ponsel, bukan pistol, saat mencoba melindungi sesama demonstran yang didorong ke tanah.

Rekaman tersebut menunjukkan Pretti disemprot zat iritan kimia, dijatuhkan, dan ditahan di tanah. Beberapa detik kemudian, agen federal melepaskan sekitar 10 tembakan ke arah Pretti. Dalam video juga terlihat sebuah pistol diambil dari dekat tubuh Pretti sebelum penembakan, menimbulkan pertanyaan serius tentang alasan penggunaan kekuatan mematikan.

Insiden ini menyulut protes besar. Sekitar 1.000 orang turun ke jalan Minneapolis pada Minggu meski cuaca sangat dingin, menuntut agar agen imigrasi federal meninggalkan kota tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya