Berita

Petugas gabungan di lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Dok. BNPB)

Nusantara

Tim SAR Temukan 9 Korban Jiwa Longsor Bandung Barat

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 16:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim SAR gabungan berhasil menemukan sembilan korban meninggal dunia akibat tanah longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengatakan, operasi pencarian terhadap korban tanah longsor yang melanda Desa Pasir Langu telah memasuki hari ke tiga.

"Data sementara per Minggu, 25 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, tim pencarian dan pertolongan gabungan berhasil menemukan sembilan korban meninggal dunia," kata Abdul Muhari dalam siaran persnya, Minggu, 25 Januari 2026.


Selain korban meninggal dunia, terdapat 23 jiwa selamat, dan 81 jiwa masih dalam pencarian, sehingga total korban terdampak berjumlah 113 jiwa.

"Angka jumlah korban ini bersifat sementara dan masih akan terus dilaksanakan verifikasi di lapangan," terang Abdul Muhari.

Terhadap sembilan korban meninggal yang sudah teridentifikasi, sebanyak lima korban sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga, dan empat orang korban masih di Posko Disaster Victim Identification (DVI).

Abdul Muhari melanjutkan, pengerahan alat berat juga telah dilakukan, namun kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan dalam melakukan operasi pencarian. 

"Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak, termasuk proses pencarian korban serta pendataan rumah terdampak," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya