Berita

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Foto: Dokumentasi Persib)

Sepak Bola

Pelatih Persib Ogah Anggap Enteng PSBS Biak

MINGGU, 25 JANUARI 2026 | 02:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Persib Bandung tak ingin terpeleset di laga pembuka putaran kedua Super League 2025/26. Menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu malam, 25 Januari 2026, Maung Bandung dihadapkan pada tantangan yang tak bisa dianggap sepele.

Meski PSBS Biak saat ini berada di papan bawah klasemen, Persib justru menilai laga pekan ke-18 ini sebagai ujian penting untuk menjaga konsistensi di paruh kedua musim. Terlebih, pertandingan ini menjadi momentum awal Persib setelah menutup putaran pertama dengan hasil positif.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa posisi klasemen tak selalu mencerminkan kekuatan sebenarnya di lapangan. Ia mengingatkan bahwa PSBS Biak memiliki potensi mengejutkan, terutama setelah mencatat kemenangan besar di laga terakhir putaran pertama.


"Biak adalah tim yang berada di tiga atau empat terbawah klasemen, maaf, tetapi mereka bisa sangat berbahaya," kata Hodak dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu, 24 Januari 2026

Kemenangan 4-1 PSBS Biak atas Bhayangkara FC menjadi alarm bagi Persib untuk tidak bermain setengah hati. Hodak menilai, satu kelengahan saja bisa berujung petaka, apalagi di pertandingan awal putaran kedua yang kerap berlangsung ketat.

"Jadi, jika kami tidak tampil 100 persen, mereka bisa menjadi lawan yang sangat berbahaya. Saya berharap kami tetap fokus dan bisa mendapatkan hasil positif pada pertandingan besok," ucapnya.

Laga Persib vs PSBS Biak dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB dan diprediksi akan menjadi pertandingan krusial bagi tuan rumah untuk membuka putaran kedua dengan kemenangan.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya