Berita

Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen (Purn) Dharma Pongrekun. (Foto: Istimewa)

Politik

Kesiapsiagaan Indonesia Hadapi Konflik Global Masih Perlu Diperkuat

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 18:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Indonesia masih harus memperkuat kesiapsiagaan nasional yang memadai untuk menghadapi kemungkinan Perang Dunia III. Strategi pertahanan nasional disebut masih mengikuti skenario global dan belum dibangun secara mandiri berdasarkan kepentingan sendiri.

Penilaian tersebut disampaikan mantan Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen (Purn) Dharma Pongrekun. Ia menilai lemahnya kesiapan itu tercermin dari arah kebijakan Indonesia yang cenderung mengikuti lembaga dan kepentingan global.

"Kita nggak siap. Orang kita ikut skenario. Contohnya, Covid skenario siapa? WHO, underboardnya siapa? United Nations," ujar Dharma dalam Podcast Bikin Terang, dikutip Sabtu, 24 Januari 2026.


Dharma menyebut sikap kritisnya terhadap tatanan global kerap memicu penolakan, termasuk dari pihak-pihak yang dinilainya memiliki pengaruh di dalam negeri. 

Ia juga menyinggung peran organisasi internasional yang, menurut pandangannya, tidak sepenuhnya transparan dalam mempengaruhi kebijakan negara-negara anggota.

"PBB itu cuma salah satu organisasi yang dikendalikan oleh global di belakangnya," ucapnya.

Dalam penjelasannya, Dharma mencontohkan sejumlah elite global, seperti Rockefeller dan J.P. Morgan, sebagai pihak yang ia nilai memiliki pengaruh besar dalam tatanan global tersebut.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya