Berita

BKMT menggelar pasar gratis di Graha Alawiyah, Jakarta Timur, Sabtu 24 Januari 2026.(Foto: BKMT)

Nusantara

Milad ke-45 BKMT

1.000 Guru Ngaji hingga Ojol Perempuan Belanja Gratis di Graha Alawiyah

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 14:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) memperingati Milad ke-45 dengan menggelar pasar gratis sebagai wujud kepedulian sosial, di Graha Alawiyah, Jakarta Timur, Sabtu 24 Januari 2026.

Kegiatan tersebut menyasar sekitar 1.000 penerima manfaat dari berbagai kalangan, mulai dari anak yatim, guru ngaji, ustazah, guru sekolah dan madrasah, hingga jamaah majelis taklim dan kelompok rentan.

Ketua Umum Pengurus Pusat BKMT Nasional, Syifa Fauzia mengatakan, pasar gratis sejatinya merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap pekan dalam skala terbatas. Biasanya, jemaah pengajian menerima kupon untuk berbelanja kebutuhan pokok tanpa dipungut biaya.


"Setiap minggu biasanya hanya untuk 50 sampai 100 jemaah pengajian. Namun pada milad ke-45 ini, kami ingin memperluas manfaatnya hingga seribu orang," kata Syifa kepada wartawan.

Ia merinci, penerima manfaat pada kegiatan tersebut meliputi 250 anak yatim, 100 ustazah dan guru ngaji, serta guru sekolah dan madrasah. Selain itu, pasar gratis juga diperuntukkan bagi jamaah majelis taklim, pengemudi ojek daring perempuan, serta penyandang tunanetra.

Syifa menambahkan, pendanaan kegiatan berasal dari partisipasi internal anggota BKMT dan dukungan para donatur. Bantuan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari donasi dana hingga pengiriman bahan kebutuhan pokok dari sejumlah daerah.

"Anggarannya berasal dari ibu-ibu BKMT yang saling berbagi. Ada yang berdonasi barang, ada yang transfer dana. Alhamdulillah semuanya ikut berpartisipasi," kata Syifa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA), Dailami Firdaus menilai, BKMT semakin kokoh dan relevan dalam menjawab tantangan zaman di usia ke-45 tahun.

"BKMT semakin inklusif dan terus menjadi mitra strategis umat dan bangsa dalam membangun masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan berkeadilan sosial," kata Dailami.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya