Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Anjlok Seiring Ambruknya Saham Teknologi

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 08:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks utama Wall Street ditutup melemah pada akhir pekan, tertekan oleh anjloknya saham Intel akibat proyeksi kinerja perusahaan yang berada di bawah perkiraan analis.

Sepanjang pekan ini, pasar sempat bergejolak akibat kekhawatiran geopolitik, termasuk ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara Eropa. Meski sempat bangkit dalam dua hari terakhir, tekanan kembali muncul menjelang akhir pekan.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 24 Januari 2026, pada perdagangan Jumat, Dow Jones Industrial Average turun 285,30 poin atau 0,58 persen ke level 49.098,71. Sementara S&P 500 relatif stagnan dengan kenaikan tipis 2,26 poin atau 0,03 persen ke 6.915,61. Nasdaq Composite justru menguat 65,23 poin atau 0,28 persen ke 23.501,24. 


Secara mingguan, ketiga indeks tetap mencatatkan penurunan: Dow turun 0,53 persen, S&P 500 melemah 0,36 persen, dan Nasdaq terkoreksi 0,06 persen.

Tekanan terbesar datang dari Intel, yang sahamnya anjlok sekitar 17 persen. Perusahaan pembuat chip tersebut memperkirakan pendapatan dan laba kuartalan di bawah ekspektasi pasar, dengan alasan kesulitan memenuhi permintaan chip server untuk pusat data kecerdasan buatan (AI).

Meski terjadi pelemahan terbatas, investor masih menilai kondisi ekonomi Amerika Serikat cukup solid. Volatilitas akibat isu geopolitik dianggap sebagai risiko yang ada, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah pandangan positif terhadap fundamental ekonomi.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya