Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Eropa Terkoreksi, Sektor Perbankan dan Konsumen Jadi Beban

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026 waktu setempat, memangkas sebagian besar penguatan tajam yang dicatat pada sesi sebelumnya. 

Tekanan datang terutama dari saham perbankan besar dan sektor konsumen siklikal, seiring investor terus menilai prospek pertumbuhan ekonomi kawasan serta dampaknya terhadap kinerja korporasi besar Eropa.

Indeks STOXX 50 turun 0,3 persen dan berakhir di level 5.940, sementara STOXX 600 melemah 0,2 persen ke posisi 607. 


Pelemahan ini terjadi meski sentimen geopolitik sempat membaik setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menangguhkan ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa terkait isu akuisisi Greenland, meskipun rincian kesepakatan tersebut masih terbatas.

Di sisi makroekonomi, data PMI zona Euro menunjukkan pertumbuhan sektor swasta yang stabil, memperkuat ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam waktu dekat. Namun, sinyal positif ini belum cukup untuk mengimbangi aksi ambil untung di saham-saham siklikal.

Sektor perbankan menjadi penekan utama indeks regional, dengan saham Santander, ING, dan Nordea masing-masing terkoreksi lebih dari 1,5 persen. Sebaliknya, saham-saham yang terkait dengan sektor pertahanan mencatat penguatan signifikan, dipimpin oleh Rheinmetall dan Safran, sementara SAP melonjak 4,3 persen menjelang rilis laporan keuangan pekan depan.

Di Jerman, DAX 40 ditutup relatif stagnan pada Jumat, namun secara mingguan masih mencatat penurunan lebih dari 1 persen di tengah volatilitas yang dipicu isu tarif perdagangan. 

Kinerja indeks mendapat dukungan dari saham teknologi dan industri tertentu, dengan SAP naik sekitar 4 persen, serta Siemens Energy dan Rheinmetall yang menguat lebih dari 2 persen.

Sebaliknya, tekanan kuat terlihat pada saham konsumen dan keuangan. Adidas anjlok lebih dari 6 persen, Zalando turun sekitar 5 perseb, sementara Allianz melemah hampir 2 persen. Deutsche Bank turun sekitar 1,6 perseb. 

Saham produsen otomotif Mercedes-Benz dan BMW juga ditutup di zona merah.

Investor mencermati data ekonomi Jerman yang lebih kuat dari perkiraan. PMI S&P Global menunjukkan aktivitas sektor swasta Jerman tumbuh pada laju tercepat dalam tiga bulan terakhir pada Januari, didorong oleh penguatan sektor jasa dan kembalinya pertumbuhan output manufaktur. Pesanan baru yang meningkat turut mendorong lonjakan kepercayaan bisnis, yang kini berada di level tertinggi sejak Februari 2022.

Di Inggris, FTSE 100 ditutup melemah pada Jumat dan mencatat penurunan sekitar 1 persen secara mingguan, sekaligus mengakhiri tren kenaikan sepanjang awal tahun. Saham-saham keuangan menjadi beban utama indeks, dengan HSBC, Barclays, dan Standard Chartered masing-masing turun lebih dari 1 persen. 

Di Prancis, CAC 40 turun tipis 0,1 persen ke level 8.143 pada penutupan Jumat, dan mencatat penurunan mingguan sebesar 1,4 persen. 

Pelemahan didorong oleh tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar, terutama sektor barang mewah dan keuangan, di tengah kehati-hatian investor terhadap dinamika perdagangan global. LVMH, L’Oréal, dan Kering masing-masing melemah, sementara saham asuransi AXA turun 1,5 persen.

Secara keseluruhan, pasar ekuitas Eropa mengakhiri pekan dengan nada hati-hati, di mana optimisme terhadap data ekonomi mulai diimbangi oleh ketidakpastian geopolitik dan sensitivitas terhadap sektor-sektor siklikal, khususnya perbankan dan konsumsi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya