Berita

Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss (Tangkapan layar RMOL dari YouTube WEF)

Bisnis

Pengamat: Pidato Prabowo di Davos Tawarkan Visi Ekonomi Indonesia ke Dunia

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

GREAT Institute mengapresiasi pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss. 

Pidato tersebut menegaskan peran Indonesia bukan sekadar peserta, melainkan penyampai gagasan dan arah kebijakan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Direktur Eksekutif GREAT Institute, Dr. Sudarto, menilai pidato tersebut sebagai upaya membawa Prabowonomics sebagai kerangka ekonomi yang berangkat dari pengalaman negara berkembang namun relevan secara global.


“Pidato Presiden Prabowo di Davos tidak sekadar berbicara tentang pertumbuhan, tetapi menekankan bahwa stabilitas, kedaulatan ekonomi, dan pembangunan manusia adalah fondasi utama bagi keberlanjutan ekonomi nasional dan global,” ujar Sudarto, dalam pernyataan yang dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 24 Januari 2026

Presiden Prabowo juga menegaskan sumpahnya untuk menghilangkan kemiskinan, seraya menyoroti tantangan global seperti konflik geopolitik, krisis energi dan pangan, serta rapuhnya rantai pasok. Ia menekankan bahwa perdamaian, stabilitas, dan tata kelola yang kuat merupakan prasyarat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

GREAT Institute menilai penekanan pada pembangunan sumber daya manusia, melalui pendidikan, digitalisasi sekolah, dan peningkatan kualitas manusia, menunjukkan bahwa Prabowonomics berorientasi pada investasi jangka panjang, bukan semata indikator makroekonomi.

Selain itu, Presiden menekankan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi sebagai fondasi ekonomi. Menurut GREAT Institute, hal ini relevan dengan kebutuhan global akan rule of law sebagai basis kepercayaan investasi dan kerja sama internasional.

“Penegakan hukum yang tegas bukan hanya isu domestik, tetapi merupakan prasyarat utama bagi kredibilitas ekonomi suatu negara di mata dunia,” lanjut Sudarto.

Pidato tersebut juga menempatkan kebijakan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar sebagai bagian integral strategi ekonomi, yang dipandang sebagai sinyal bahwa pertumbuhan harus sejalan dengan kesejahteraan rakyat.

Undangan Presiden Prabowo kepada para pemimpin dunia untuk berpartisipasi dalam Bali Ocean Impact Summit turut menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama global, khususnya di bidang lingkungan, keberlanjutan, dan ekonomi kelautan.

GREAT Institute menilai pidato ini sejalan dengan gagasan dalam Great Lecture: “Prabowonomics dan Tantangan Terbesar di Era Perang Global”, yang menempatkan ekonomi konstitusional, kedaulatan sumber daya, dan pembangunan manusia sebagai pilar utama kebijakan nasional.

“Prabowonomics memiliki potensi untuk menjadi kontribusi Indonesia bagi pemikiran ekonomi global, selama ia terus dijaga konsistensinya antara narasi internasional dan implementasi kebijakan di dalam negeri,” tutup Sudarto.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya