Berita

Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah. (Foto: Total Politik)

Publika

Kata Fahri, Rakyat Butuh Rumah

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 06:53 WIB

HOST Total Politik, Arie Putra dan Budi Adiputro, terus terang mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subuanto untuk menjadikan politikus Partai Gelora Fahri Hamzah sebagai Juru Bicara Pemerintah. 

Ini disampaikan keduanya dalam Channel YouTube mereka sendiri, saat podcast bersama Fahri Hamzah, baru-baru ini. 

"Pak Prabowo, tolonglah," kata Arie Putra dengan wajah memohon dan serius. "Ini kalau Bapak bilang kami punya titipan, ini memang kami titipkan Pak! Bapak butuh Filsuf," tambah Arie.


Budi Adiputro tambah menguatkan, "benar Pak, ini voice Pak. Ini good voice, Pak." 

"Kalau Arie mengatakan Bapak butuh filsuf, Budi mengatakan Bapak butuh Resi Pak," timpal Budi.

Awalnya Fahri Hamzah terdengar salah tingkah, grogi, malu-malu kucing juga, mendengarkan usulan serius dari dua orang host, yang termasuk diundang Presiden Prabowo ke rumahnya di Hambalang sebagai perwakilan media dan jurnalis muda.

Fahri Hamzah memang kurang tahan, kalau dipuji-puji seperti itu. Ia lebih tahan dimaki-maki ketimbang dipuji-puji. Apalagi di depan kamera. 

"Rakyat butuh rumah Bos, timpal Fahri untuk mengakhiri ulok, abok, atau angkat telur dari dua orang host muda ini.

Ini menjadi podcast publik kedua dari Fahri Hamzah setelah kemarin di Channel YouTube Akbar Faizal Uncensored.

Setahun belakangan, Fahri Hamzah memang terlihat "puasa" dari media karena menghayati perpindahan dari dunia legislatif ke dunia eksekutif.

"Di eksekutif ini, kita banyak tahu tapi tak bisa bicara, sedangkan di legislatif kita tak banyak tahu tapi dipaksa harus banyak berbicara." Begitulah Fahri Hamzah berteori, alasan ia mengurangi tampil di media.

Memang tak sedikit yang mengatakan posisi Fahri Hamzah sekarang sebagai Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) saat ini tidaklah cocok. 

"Apalagi di bawah Maruarar Sirait. Betapa tersiksanya seorang Fahri Hamzah," kata Akbar Faizal sambil tertawa lebar di podcastnya, kemarin.

Tapi, apa boleh buat? Juru bicara seperti usulan host Total Politik itu, bukanlah posisi yang bisa diduduki Fahri Hamzah karena kedudukan Fahri Hamzah itu sendiri.

Posisi juru bicara itu adalah posisi orangnya Presiden. Lebih tepatnya, posisi orang dari partainya Presiden. Bukan orang dari partai lain. Kecuali, Fahri Hamzah mau meninggalkan Anis Matta, seperti Maruarar Sirait meninggalkan Megawati Soekarnoputri.

Seperti kata Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo, Fahri Hamzah akan ditempatkan pada Badan Percepatan Pembangunan Perumahan Rakyat.

Agaknya Fahri Hamzah lebih dipilih untuk memenuhi janji Presiden di bidang Perumahan Rakyat ketimbang sebagai juru bicara yang dianggap banyak orang lebih pas, termasuk host Total Politik itu.

Ahli omon-omon belum dibutuhkan, tapi lekat tangan yang harus dibuktikan keahliannya.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya