Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Davos, Swiss. (Foto: Instagram: @airlanggahartarto_official)

Politik

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

SABTU, 24 JANUARI 2026 | 04:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai arah kebijakan ekonomi Indonesia yang berpihak pada rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menyampaikan pidato di World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos Congress Center, Kamis 22 Januari 2026.

Menurut Airlangga, Presiden menegaskan bahwa kebijakan sosial tidak cukup hanya berfokus pada perlindungan, tetapi harus mampu mendorong peningkatan produktivitas nasional secara nyata.


“Bapak Presiden secara tegas dan lengkap menjelaskan program-program ekonomi prioritas di bawah kepemimpinan beliau yang pro rakyat, dengan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha,” kata Airlangga dalam keterangan resmi pada Jumat 23 Januari 2026.

“Beliau juga menegaskan bagaimana cara memimpin Indonesia: kebijakan sosial harus meningkatkan produktivitas, dan produktivitas harus menghasilkan pertumbuhan,” sambungnya.

Dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia dan pelaku usaha global, Presiden Prabowo juga menekankan bahwa stabilitas dan perdamaian merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga. Bukan kemewahan, melainkan syarat utama pertumbuhan dan kemakmuran bersama,” ujar Presiden.

Prabowo turut menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan akan mengejutkan dunia.

“Saya yakin pertumbuhan kami, pertumbuhan ekonomi kami, akan secara signifikan mengejutkan banyak pihak di dunia,” ujar Prabowo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya