Berita

Presiden Prabowo Subianto di Bandara Orly, Prancis, pada Jumat, 23 Januari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Lanjut ke Paris, Siap Dinner Bareng Macron di Istana Élysée

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 23:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Usai menuntaskan rangkaian kunjungan luar negeri di Inggris dan Swiss, Presiden RI Prabowo Subianto melanjutkan agenda diplomatiknya ke Prancis. 

Kepala Negara dilaporkan bertolak menuju Paris dan tiba di Bandara Orly, Prancis, pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 14.50 waktu setempat.

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo tampil dengan coat hitam, syal biru, serta peci hitam. Ia disambut oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar, serta Atase Pertahanan RI di Paris, Marsma TNI Hendra Gunawan.


Dalam kunjungan kali ini, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam format jamuan santap malam pribadi. 

Sebelum bertolak ke Paris, Presiden Prabowo terlebih dahulu menjalani kunjungan resmi ke Inggris pada Selasa, 20 Januari 2026. 

Dalam lawatan tersebut, Presiden menggelar pertemuan penting dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer serta Raja Charles III, yang menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis bagi kedua negara.

Dari Inggris, Indonesia berhasil mengamankan komitmen investasi senilai 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp90 triliun. 

Selain itu, kedua negara juga sepakat memperkuat kerja sama di bidang maritim, termasuk rencana pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di dalam negeri.

Agenda luar negeri Presiden Prabowo kemudian berlanjut ke Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF). Dalam forum global tersebut, Prabowo tampil sebagai pembicara kunci dan menyampaikan pandangan Indonesia terkait isu ekonomi global, perdamaian, dan pembangunan berkelanjutan.

Di sela-sela WEF, Presiden Prabowo juga menghadiri peluncuran serta penandatanganan piagam pendirian Board of Peace, sebuah inisiatif yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menandai peran aktif Indonesia dalam mendorong agenda perdamaian dunia.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya