Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menerima audiensi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 19:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menerima audiensi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto beserta rombongan di Kantor Kemenkop, Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026. 

Pada kesempatan tersebut, Ferry membahas peluang keterlibatan warga binaan di bawah koordinasi Kementerian Imipas dalam ekosistem koperasi, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Menurut Menkop, pihaknya siap untuk menjadikan koperasi yang ada, termasuk Kopdes Merah Putih sebagai gerai yang menjajakan produk-produk usaha dari warga binaan.


"Apapun produk itu, jangan takut untuk tidak ditampung. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia bisa jadi outlet tempat penjualan produk dari warga binaan," katanya.

Menkop juga menyatakan komitmen untuk membantu pengembangan kegiatan usaha dari Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (INKOPASINDO) dan Induk Koperasi Imigrasi (INKOPIM), serta bantuan pendampingan inkubasi bagi warga binaan. 

Salah satu langkah yang disiapkan oleh Kemenkop terkait rencana tersebut adalah fasilitas pendanaan melalui Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB). 

"Tadi kami memutuskan untuk bisa menindaklanjuti hasil pertemuan siang hari ini dalam bentuk MoU dan juga piloting atau percontohan, yang bisa diimplementasikan secara bersama-sama dengan berbagai inovasi model bisnis yang bisa dikembangkan," ungkap Menkop.

Menteri Imipas Agus Andrianto pada kesempatan tersebut memuji kinerja dan komitmen Menkop Ferry Juliantono, khususnya dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun lebih dari 80 ribu Kopdes Merah Putih.

"Kami minta arahan dan bimbingan dari Pak Menteri Koperasi dan jajaran, karena saat ini anggota koperasi di lingkungan kami baru pegawai saja. Sementara masih ada sekitar 280 ribu warga binaan permasyarakatan yang menjadi tanggung jawab kami. Hal tersebut juga bisa menjadi potensi yang bisa dibina dan dikembangkan sebagai anggota koperasi," ungkap Menteri Agus.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya