Berita

Ilustrasi

Nusantara

Gelombang Tinggi Berisiko Ganggu Pelayaran ke Kepulauan Seribu

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jakarta dilanda cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tercatat, curah hujan tinggi ini terjadi pada tanggal 12, 18, dan 22 Januari 2026. Sementara puncak tertingginya terjadi pada 18 Januari 2025 yang mencapai 267 milimeter per hari.

Merespons situasi ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan telah menyiapkan anggaran pelaksanaan OMC hingga sebulan ke depan. 

"Setiap hari rata-rata kita sudah menerbangkan tiga, artinya memang modifikasi cuaca yang dilakukan karena budget-nya sudah tersedia," ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.


Selain faktor cuaca, Pramono menyoroti masalah infrastruktur air yang belum optimal. Dari tinjauan langsung ke Kali Cakung Lama pagi tadi, ia menemukan adanya penyempitan aliran sungai (bottleneck).

Karena itu, ia menginstruksikan jajarannya untuk segera melaksanakan normalisasi sungai guna menampung debit air yang tinggi saat cuaca ekstrem terjadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang berpotensi terjadi di Perairan Kepulauan Seribu dan Teluk Jakarta.

Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok. Angin kencang diprakirakan terjadi pada siang hingga malam hari dengan kecepatan angin berkisar 20 hingga 25 knot atau sekitar 37 hingga 47 kilometer per jam, yang masuk dalam skala Beaufort 5 hingga 6.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gelombang laut dengan ketinggian bervariasi. Tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1,25 meter berpeluang terjadi di Teluk Jakarta dan Perairan Kepulauan Seribu bagian selatan. 

Sementara itu, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Seribu bagian utara. Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya