Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Prabowo Bandingkan Capaian MBG dengan Produksi Harian McDonald’s

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 13:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti pencapaian program makan bergizi gratis (MBG) di hadapan peserta WEF 2026 dengan membandingkannya dengan skala produksi McDonald’s. 

Dalam satu tahun, dapur MBG telah memproduksi 59,8 juta porsi, dan diproyeksikan dalam sebulan ke depan akan melampaui 68 juta porsi harian McDonald’s.

"Hingga tadi malam, kami memproduksi 59,8 juta porsi untuk 59,8 juta anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendiri. Dalam waktu sekitar satu bulan lagi, kami akan melampaui McDonald’s yang memproduksi 68 juta porsi per hari," kata Prabowo saat berpidato di forum WEF 2026, di Davos, Swiss, Kamis malam, 22 Januari 2026. 


Prabowo menegaskan skala perbandingan itu jadi gambaran kecepatan perluasan program MBG. Ia menyebut McDonald’s yang butuh waktu hingga lima dekade untuk sampai di titik produksi 68 juta porsi per hari. 

Namun, dapur MBG akan melampaui capaian produksi McDonald’s hanya dalam waktu sekitar dua tahun.

"Dalam konteks yang saya sebutkan, saya kira McDonald’s memulai dapur pertamanya pada 1940. Untuk mencapai 68 juta, mereka membutuhkan, ya, lebih dari lima dekade. Kami akan mencapai 82,9 juta, saya harap pada akhir Desember 2026,” ucapnya.

Prabowo menargetkan pada 2026 ini dapur-dapur MBG bisa menjangkau 82,9 juta penerima manfaat. Mereka tak cuma anak-anak sekolah, tapi juga ibu hamil dan warga lanjut usia (lansia).

“Tahun ini, kami menargetkan melayani 82,9 juta porsi per hari. Seluruh anak Indonesia sejak dalam kandungan ibunya hingga mencapai usia 18 tahun mendapatkan manfaat program ini. Untuk ibu hamil dan menyusui kami mengantarkan makanan setiap hari ke rumah mereka. Demikian juga bagi para lansia yang hidup sendiri,” tuturnya.

Ia juga memaparkan MBG telah memperkuat perekonomian nasional Indonesia. Prabowo menyatakan lebih dari 61.000 UMKM dan korporasi jadi bagian dari rantai pasok dapur MBG. Selain itu, dapur MBG telah menciptakan 600.000 lapangan kerja.

“Kami menciptakan lebih dari 600.000 lapangan kerja hanya dari dapur-dapur saja. Pada puncaknya, kami optimistis akan mencapai 1,5 juta pekerjaan langsung bersama para vendor dan pemasok,” pungkasnya.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya