Berita

Konferensi Pers Penetapan LPS di Jakarta, pada Kamis 22 Januari 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Timpang! Tabungan Orang Kaya Naik Double Digit, Kelas Menengah hanya 3,43 Persen

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 12:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketimpangan pertumbuhan tabungan masyarakat kian terlihat sepanjang 2025. Dana simpanan kelompok orang kaya melonjak tajam, sementara tabungan masyarakat kelas menengah ke bawah justru melambat.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tabungan dengan nominal di atas Rp5 miliar tumbuh hingga 22,76 persen year on year (yoy), melesat jauh dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya naik 3,99 persen.

Sebaliknya, tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta menunjukkan perlambatan. Simpanan pada kelompok ini hanya tumbuh 3,43 persen yoy, turun dibandingkan pertumbuhan 5 persen pada Desember 2024.


Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Polis, Ferdinan D. Purba, mengakui adanya perbedaan mencolok dalam laju pertumbuhan tabungan antar kelompok nominal.

"Yang di bawah 100 juta ini pertumbuhannya year on year itu 3,43 persen. Jadi memang kalau dilihat dari pertumbuhan total memang dia lebih rendah dibandingkan (di atas Rp5 miliar) tapi dia tumbuh,” kata Ferdinan pada konferensi pers, Kamis 22 Januari 2026 malam.

Sedangkan tabungan orang kaya tumbuh double digit, bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berada di angka 13,83 persen (yoy).

Menurut Ferdinan, hal ini disebabkan adanya dana Saldo Anggaran Lebib (SAL) pemerintah di perbankan, yang porsinya dinilai cukup signifikan dan turut mendorong lonjakan simpanan kelompok atas.

“Yang diatas 5M ini pertumbuhannya cukup tinggi itu 22,76 persen, pertumbuhannya Ini mungkin juga dipengaruhi dikontribusi adanya penempatan dana sal pemerintah ya SAL pemerintah itu mungkin presentasinya cukup tinggi jadinya itu,” tandasnya.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Bahlil Maju Caleg di Pemilu 2029, Bukan Cawapres Prabowo

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Temui Presiden Prabowo, Dubes Pakistan Siap Dukung Keketuaan Indonesia di D8

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:15

Rusia Pastikan Tak Hadiri Forum Perdana Board of Peace di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:06

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Mantan Pendukung Setia Jokowi Manuver Bela Roy Suryo Cs

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:58

Buntut Diperiksa Kejagung, Dua Kajari Sumut Dicopot

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:57

5 Rekomendasi Drama China untuk Temani Liburan Imlek 2026

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:47

Integrasi Program Nasional Jadi Kunci Strategi Prabowo Lawan Kemiskinan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:44

Posisi Seskab Teddy Strategis Pastikan Arahan Presiden Prabowo Bisa Berjalan

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:41

Polri Ungkap Alasan Kembali Periksa Jokowi

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:39

Selengkapnya