Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Menguat Jelang Keputusan BOJ

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 08:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia bergerak kompak di zona hijau pada Jumat pagi 23 Januari 2026, mengekor reli positif Wall Street seiring meredanya kekhawatiran geopolitik global. Meski optimisme menyelimuti kawasan, para investor cenderung bersikap hati-hati menjelang pengumuman kebijakan moneter Bank of Japan (BOJ).

Di tengah penguatan indeks Kospi Korea Selatan sebesar 0,7 persen dan kenaikan tipis Nikkei 225 sebesar 0.09 persen, perhatian pasar terbelah antara kebijakan suku bunga dan guncangan di sektor teknologi. 

Sentimen dari Amerika Serikat memberikan dorongan kuat setelah indeks utama seperti Dow Jones dan Nasdaq ditutup menguat. Namun, sektor semikonduktor Asia kini berada di bawah tekanan menyusul anjloknya saham Intel sebesar 13 persen akibat proyeksi kinerja yang mengecewakan.


Fokus utama hari ini tertuju pada langkah BOJ. Di tengah inflasi Jepang yang melambat ke level 2,1 persen, terendah dalam hampir empat tahun, ekonom memprediksi suku bunga akan tertahan di level 0,75 persen. 

Meski demikian, pasar tetap mewaspadai potensi kenaikan suku bunga lebih awal pada April atau Juli mendatang jika pelemahan Yen terus berlanjut.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng berada di level 26.917, lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir indeks Hang Seng di 26.629,96. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak mendatar pada awal perdagangan. Topix naik 0,27 persen.

Secara keseluruhan, pasar saat ini berada dalam posisi transisi. Investor mulai beralih kembali ke aset berisiko, namun tetap memantau ketat stabilitas mata uang dan dampak kinerja teknologi global terhadap rantai pasok di Asia.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya