Berita

Menhan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menghadiri kegiatan Uni Timor Aswa’in (UNTAS) dalam rangka pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Pusat UNTAS masa bakti 2025–2030, di Kupang, NTT, Kamis, 22 Janari 2026 (Foto: Tim Media Menhan)

Pertahanan

Menhan Minta Pengurus UNTAS 2025-2030 Berkontribusi Nyata untuk Negeri

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 08:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri kegiatan Uni Timor Aswa’in (UNTAS) dalam rangka pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Pusat UNTAS masa bakti 2025–2030. 

Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Harper Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis, 22 Januari 2026.

Kehadiran Sjafrie menjadi bentuk perhatian dan penghargaan negara terhadap peran Warga Negara Indonesia asal Timor Timur yang sejak awal secara sadar dan konsisten memilih setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Sjafrie menilai UNTAS sebagai organisasi yang memiliki nilai historis sekaligus peran strategis dalam menjaga persatuan, kebangsaan, dan stabilitas sosial, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, perjalanan sejarah Timor Timur harus dipahami sebagai bagian dari urusan kebangsaan yang dilandasi ketulusan, empati, dan semangat persaudaraan.

“Negara hadir untuk memastikan seluruh warga negara mendapatkan ruang pengabdian yang setara dan bermartabat,” ujar Sjafrie dalam keterangan resminya.

Menhan juga mendorong agar UNTAS tidak hanya menjadi organisasi simbolik, tetapi mampu berkarya secara nyata, memperkuat konsolidasi internal, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional.

Kegiatan pengukuhan ini turut dihadiri oleh Wakil Panglima TNI, Gubernur Nusa Tenggara Timur, pimpinan DPRD, pejabat Kementerian Pertahanan, perwakilan TNI dan Polri di wilayah NTT, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas warga asal Timor Timur.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya