Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Ekuitas Eropa Catat Kenaikan Harian Tertinggi dalam Dua Bulan

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa melonjak tajam pada penutupan perdagangan Kamis 22 Januari 2026 waktu setempat, mencatatkan performa harian terbaik dalam hampir dua bulan. 

Penguatan ini dipicu oleh meredanya kekhawatiran perang dagang setelah Presiden AS Donald Trump menarik ancaman tarif terhadap Eropa dan membatalkan niat menggunakan kekuatan militer terkait Greenland.

Sentimen risk-on mendorong mayoritas indeks regional ke zona hijau:


- STOXX 600 (Pan-Eropa) melesat 1,03 persen ke level 608,86
- DAX (Jerman) melonjak 1,20 persen didorong performa kuat sektor otomotif
- CAC 40 (Prancis) menguat 0,99 persen 
- FTSE 100 (Inggris) menguat tipis 0,12 persen

Sentimen pasar didukung oleh laporan kinerja perusahaan yang positif. Saham Volkswagen melambung 6,5 persen dan mendorong penguatan bursa Jerman, setelah pabrikan otomotif terbesar Eropa itu melaporkan arus kas bersih 2025 yang melampaui ekspektasi. Secara keseluruhan, sektor otomotif Eropa melejit 2,3 persen.

Sektor konstruksi dan perbankan juga naik masing-masing sekitar 2 persen.

Seiring pembicaraan damai Ukraina, saham Raiffeisen Bank melonjak 7 persen dan Wizz Air melonjak 9 persen. Sebaliknya, saham sektor pertahanan justru anjlok 2 persen.

Saham Telenor naik 7 persen menguat usai divestasi aset di Thailand, dan ArcelorMittal menguat 6,3 persen naik karena rencana divestasi bisnis di Afrika Selatan.

Meski pasar menguat, para analis memperingatkan adanya risiko "terlalu percaya diri". Penggunaan ancaman tarif sebagai alat negosiasi oleh AS tetap menjadi risiko tersembunyi yang dapat mengguncang stabilitas pasar sewaktu-waktu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya