Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di WEF 2026 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Di WEF 2026, Prabowo Janji Tegakkan Hukum Demi Jaga Kepercayaan Investor

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 00:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum secara adil dan tegas guna menjaga kepercayaan investor terhadap Indonesia. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis, 22 Januari 2026.

Di hadapan para pemimpin dunia, pelaku usaha global, dan investor internasional, Prabowo menekankan bahwa kepastian penegakan hukum merupakan syarat mutlak bagi terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.


“Tidak ada iklim investasi tanpa kepastian penegakan hukum yang adil. Tidak ada yang akan datang untuk berinvestasi di negara yang tidak taat hukum atau memiliki tradisi hukum yang meragukan,” ujar Prabowo.

Prabowo menyebut pemerintah telah menyita sekitar 4 juta hektar perkebunan dan tambang ilegal, serta menutup 1.000 tambang ilegal. 

Selain itu, pemerintah juga mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar hukum dan merusak kawasan hutan lindung.

"Saya mencabut izin tersebut karena kami menemukan mereka melanggar hukum. Mereka membangun perkebunan di hutan lindung,” ujarnya.

Presiden Prabowo menegaskan tidak akan ada toleransi bagi pihak-pihak yang mencoba meremehkan supremasi hukum maupun menyuap aparat negara.

“Kita hanya bisa berani menegakkan hukum. Tidak ada kompromi. Tidak ada jalan untuk mundur. Rakyat saya menuntut ini. Dan kami bertekad untuk melayani rakyat kami dengan jujur,” tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya