Berita

Pengendara mobil berinisial AR (51) ditemukan meninggal dunia di Jalan Prof. Dr. Latumeten, Jelambar, Jakarta Barat. (Foto: Istimewa)

Presisi

Pengemudi Tewas saat Kena Macet di Jelambar

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 20:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seorang pria pengemudi mobil berinisial AR (51) ditemukan tewas dalam mobilnya di tengah kepadatan lalu lintas di Jalan Prof. Dr. Latumeten, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis 22 Januari 2026.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan, belum ada kesimpulan bahwa korban meninggal akibat terjebak kemacetan.

"Kalau penyebab meninggalnya kita belum bisa pastikan, kemungkinan karena sakit," kata Alexander 
saat dihubungi wartawan.

saat dihubungi wartawan.

Informasi yang dikumpulkan, sekitar pukul 13.00 WIB, seorang saksi melihat mobil korban berhenti di tengah jalan.

Saksi lalu melapor ke petugas lalu lintas. Petugas kemudian mendorong mobil tersebut karena diduga mogok. 

Ternyata mobil tidak bergerak karena direm tangan. Petugas lantas mengetuk kaca dan membuka pintu mobil. Namun pengemudi tidak merespons. Ketika dicek korban terlihat duduk dengan kepala tertunduk di balik kemudi.

"Tapi pas dicek denyut nadinya sudah tidak berdetak," kata Alexander. 

Korban dinyatakan meninggal dunia dan jenazah dibawa ke RSCM untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah diidentifikasi tidak ada tanda-tanda kekerasan," kata Alexander.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya