Berita

Direktur Investigasi BPKP, Ide Juang Humantito saat diskusi publik Infobank, di St. Regis, HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Januari 2026. (Foto: Tangkapan layar Youtube)

Politik

APH Didorong Berikan Bukti Valid untuk Cegah Kegagalan Penegakan Hukum

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 17:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sebagai auditor internal pemerintah, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menekankan pentingnya sinergi antara auditor dan aparat penegak hukum (APH) dalam pemberantasan korupsi. 

BPKP meminta agar APH memberikan bukti-bukti yang sesuai dan valid agar hasil audit investigatif yang dilakukan BPKP dapat membantu penegakan hukum secara efektif dan akurat

Hal tersebut disampaikan Direktur Investigasi BPKP, Ide Juang Humantito dalam diskusi publik Infobank, di St. Regis, HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 22 Januari 2026.


“Kami sangat-sangat memerlukan para penegak hukum, bapak-ibu pimpinan di Kejaksaan, Polri dan KPK, itu menyediakan bagi kami bukti-bukti yang kompeten dan independen,” ujar Ide.

Ide menjelaskan, BPKP memiliki tugas untuk menilai proses dan kepatuhan terkait dengan business judgment rule (BJR) sebagai perisai hukum bagi direksi dan komisaris dalam satu perusahaan dari tuntutan hukum atas kerugian negara.

“Kami melakukan atau menguji proses, bukan menguji bisnis atau risk appetite-nya bapak/ibu di BUMN,” kata Ide.

Lebih lanjut, dia menegaskan fungsi dan tugas BPKP adalah mendukung penegakan hukum, bukan dalam rangka mendukung kinerja jaksa atau polisi, tapi dimaknai sebagai kinerja penegakan hukum.

"Jangan sampai BPKP itu menjadi sumber kegagalan penanganan kasus, itu menjadi sangat-sangat merugikan bagi kinerja BPKP juga,” demikian Ide.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya