Berita

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Istana Ungkap Alasan Prabowo Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 16:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, mengungkap alasan Presiden RI Prabowo Subianto menyetujui rencana bergabungnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden AS Donald Trump.

Dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 22 Januari 2026, Prasetyo menjelaskan bahwa pertimbangan utama Presiden adalah tujuan dewan tersebut yang dinilai sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mendorong perdamaian, khususnya di Gaza, Palestina.

"Tentunya Bapak Presiden akan mempertimbangkan untuk bergabung karena yang penting kan tujuannya. Tujuannya adalah mempercepat proses perdamaian di Gaza," ujarnya kepada awak media. 


Ia belum bisa mengonfirmasi apakah Indonesia sudah resmi menjadi anggota Dewan Perdamaian Gaza. Tetapi Mensesneg menegaskan bahwa keputusan bergabung diambil karena adanya undangan dari AS. 

“Ya kita akan bergabung kalau memang itu kita diminta untuk bergabung. Tapi kalau kita sudah bergabung atau belum posisinya sampai saat ini formilnya nanti kami cek ya formilnya ya,” ujar Prasetyo.

Kementerian Luar Negeri RI dalam unggahan di platform X pada Kamis pagi mengumumkan bahwa Indonesia bersama Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab telah setuju bergabung dan akan segera menandatangani dokumen keanggotaan.  

“Para Menteri mengumumkan keputusan bersama negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian. Setiap negara akan menandatangani dokumen bergabung sesuai dengan prosedur hukum dan prosedur lain yang diperlukan masing-masing negara,” tulis pernyataan resmi tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya