Berita

Bagian dalam sebuah masjid yang rusak akibat protes di Iran (Foto: New York Times)

Dunia

Iran Klaim 3.117 Orang Tewas dalam Protes

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 15:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk pertama kalinga Pemerintah Iran secara resmi merilis angka korban tewas akibat gelombang protes nasional yang meletus sejak akhir Desember 2025. 

Televisi pemerintah Iran pada Rabu malam waktu setempat, 21 Januari 2026 menyebut sedikitnya 3.117 orang meninggal dunia dalam aksi tersebut, jumlah yang lebih rendah dibandingkan data kelompok aktivis hak asasi manusia. 

Mengutip laporan Martyrs Foundation, sebanyak 2.427 korban tewas merupakan warga sipil dan anggota aparat keamanan, tanpa merinci sisanya. 


Sementara itu, Human Rights Activists News Agency yang berbasis di Amerika Serikat melaporkan angka korban jauh lebih tinggi, yakni mencapai 4.560 orang. Lembaga tersebut selama bertahun-tahun dikenal mengandalkan jaringan aktivis di dalam Iran untuk memverifikasi setiap laporan kematian. 

Di tengah ketegangan itu, Menlu Iran Abbas Araghchi menyampaikan ancaman terbuka kepada Washington melalui sebuah artikel opini di The Wall Street Journal. 

"Berbeda dengan sikap menahan diri yang ditunjukkan Iran pada Juni 2025, angkatan bersenjata kita yang perkasa tidak ragu untuk membalas tembakan dengan seluruh kekuatan yang kita miliki jika kita kembali diserang," tegasnya, seperti dimuat Associated Press.

Pernyataan Araghchi muncul seiring pergerakan aset militer Amerika Serikat ke kawasan Timur Tengah. Kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln dilaporkan bergerak ke arah barat, sementara jet tempur F-15E dan sistem rudal HIMARS terlihat mulai dikerahkan di wilayah tersebut. 

Sejumlah negara Teluk sebelumnya dilaporkan melobi Presiden AS Donald Trump agar tidak melakukan serangan terhadap Iran.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya