Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Deccan Chronicle)

Dunia

Trump Bakal Teken Piagam Dewan Perdamaian di WEF Davos

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 14:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan meluncurkan badan internasional baru bertajuk Board of Peace atau Dewan Perdamaian dalam World Economic Forum di Davos, Swiss, pada Kamis waktu setempat, 22 Januari 2026.

Peluncuran dilakukan sehari setelah Trump menarik kembali ancaman tarif terhadap Eropa serta membatalkan opsi penggunaan kekuatan militer untuk merebut Greenland dari Denmark.

Trump menyebut Dewan Perdamaian sebagai inisiatif global untuk menyelesaikan konflik internasional salah satunya. Badan tersebut akan diperkenalkan melalui penandatanganan piagam resmi di hadapan para pemimpin dunia yang diundang untuk bergabung.


“Saya pikir ini adalah dewan direksi terbaik yang pernah dibentuk,” kata Trump saat bertemu Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada Rabu, 21 Januari 2026, seperti dikutip dari AFP.

Dewan Perdamaian memiliki skema keanggotaan permanen dengan biaya mencapai 1 miliar dolar AS, dan Trump telah mengundang sejumlah pemimpin kontroversial untuk bergabung, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, serta Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán.

Awalnya, badan tersebut dirancang untuk mengawasi rekonstruksi Gaza pascaperang antara Hamas dan Israel. 

Namun, piagamnya tidak membatasi ruang lingkup hanya pada Jalur Gaza, sehingga memicu kekhawatiran bahwa Trump berambisi menjadikan Dewan Perdamaian sebagai pesaing PBB.

Sejumlah sekutu utama Amerika Serikat, seperti Prancis dan Inggris, menyatakan skeptisisme terhadap inisiatif tersebut. 

Meski demikian, beberapa negara lain telah menyatakan kesediaan bergabung, terutama dari kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Qatar yang dikenal memiliki hubungan baik dengan Trump.

Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengungkapkan bahwa sekitar 35 pemimpin dunia telah berkomitmen untuk bergabung dari total sekitar 50 undangan yang dikirimkan.

Trump juga mengklaim bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyetujui undangan tersebut, meskipun Kremlin menyatakan masih mempelajari tawaran itu.

Keterlibatan Putin menuai kekhawatiran serius, terutama dari Ukraina, yang hingga kini masih menghadapi invasi Rusia yang telah berlangsung hampir empat tahun. 

Trump dijadwalkan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy setelah agenda Dewan Perdamaian, di tengah negosiasi sulit menuju gencatan senjata.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya