Berita

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kemacetan Jakarta Makin Parah di Era Syafrin Liputo

KAMIS, 22 JANUARI 2026 | 12:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pergantian Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo sudah sangat mendesak. Pasalnya, kemacetan di Jakarta era Syafrin makin parah.

Ketua Koalisi Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto mengatakan, berdasarkan TomTom Traffic Index 2025, Jakarta naik ke peringkat 24 sebagai kota termacet di dunia. 

"Padahal tahun sebelumnya Jakarta menduduki peringkat 90 dalam indeks tersebut," kata Sugiyanto.


Pergantian Kadishub, kata Sugiyanto, bukanlah bentuk hukuman, melainkan bagian dari manajemen pemerintahan yang sehat, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan publik. 

Menurut Sugiyanto, Jakarta membutuhkan energi baru, gagasan segar, dan terobosan konkret untuk keluar dari jerat kemacetan yang makin menggerogoti kualitas hidup warganya.

Selain itu, Sugiyanto melihat, selama 6,5 tahun menjadi orang nomor satu di Dishub DKI, Syafrin minim gebrakan untuk mengurai kemacetan di Jakarta.

Sugiyanto berpendapat, dalam sistem birokrasi modern, masa jabatan yang terlalu panjang berpotensi menimbulkan kejenuhan organisasi, stagnasi kebijakan, serta menghambat regenerasi karier aparatur sipil negara lainnya. 

"Kondisi tersebut tidak selalu sehat, baik bagi institusi maupun bagi pejabat yang bersangkutan," kata Sugiyanto.

Sugiyanto lalu menyinggung penegasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung soal pentingnya penerapan sistem merit dalam penyelenggaraan pemerintahan. 

"Jadi gagasan pergantian Syafrin Liputo menjadi sangat relevan jika dikaitkan dengan komitmen terhadap prinsip meritokrasi dan penyegaran birokrasi," pungkas Sugiyanto.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya